Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Thread Modes
MESJID RAYA AL-MASHUN SALAH SATU DESTINASI WISATA DI KOTA MEDAN
Mesjid Raya Al-Mashun bukan hanya rumah ibadh melainkan juga objek wisata kota Medan
#1
Tidak banyak orang yang tahu bahwa Mesjid dengan arsitek unik ini memiliki sejarah panjang. Orang hanya melihat bahwa Mesjid Raya Al-Mashun Medan bukan hanya rumah ibadah kebanggaan warga Kota Medan, melainkan juga sebagai destinasi wisata di Kota Medan yang menjadi salah satu tempat yang dikunjungi oleh turis yang sedang mengikuti paket city tour medan sebagai bagian dari program paket tour medan. Bila dilihat dari sejarah, awalnya Masjid Raya Al Mashun dirancang oleh arsitek Belanda Van Erp yang juga merancang istana Maimun, tetapi kemudian prosesnya dikerjakan oleh JA Tingdeman. Van Erp ketika itu dipanggil ke pulau Jawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk bergabung dalam proses restorasi candi Borobudur di Jawa Tengah. Sebagian bahan bangunan diimpor antara lain: marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia, Jerman dan kaca patri dari Cina dan lampu gantung langsung dari Prancis.

Bila anda punya sedikit waktu, anda bisa datang ke Mesjid Raya Al-Mashun Medan beralamat di Jalan Mesjid Raya persimpangan Jalan Sisingamangaraja persis di tengah Kota Medan, baik pagi, siang atau pun malam. Anda akan melihat banyak sekali turis domestik maupun asing yang datang ke sana menikmati paket wisata medan yang diselenggarakan oleh travel agent medan. Mereka datang dan disambut oleh pengurus untuk masuk ke dalam area Mesjid Raya. Bagi para wisatawan wanita yang kebetulan bukan beragama Islam, pengurus di sana menyediakan kain penutup aurat dan meminjamkannya kepada wisatawan selama memasuki area Mesjid Raya Al-Mashun Medan.

Bangunan masjidnya terbagi menjadi ruang utama, tempat wudhu, gerbang masuk dan menara. Ruang utama, tempat sholat, berbentuk segi delapan tidak sama sisi. Pada sisi berhadapan lebih kecil, terdapat ‘beranda’ serambi kecil yang menempel dan menjorok keluar. Jendela-jendela yang mengelilingi pintu beranda terbuat dari kayu dengan kaca-kaca patri yang sangat berharga, sisa peninggalan Art Nouveau periode 1890-1914, yang dipadu dengan kesenian Islam. Seluruh ornamentasi di dalam masjid baik di dinding, plafon, tiang-tiang, dan permukaan lengkungan yang kaya dengan hiasan bunga dan tumbuh-tumbuhan. di depan masing-masing beranda terdapat tangga. Kemudian, segi delapan tadi, pada bagian luarnya tampil dengan empat gang pada keempat sisinya, yang mengelilingi ruang sholat utama.

[Image: mesjid-raya-medan-aurora-wisata-medan.jpg]

Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

             Quick Links

             User Links

             Advertise