Forum Diskusi dan Komunitas Online
Lidah Terasa Kebas, Begini Cara Mengobatinya - Printable Version

+- Forum Diskusi dan Komunitas Online (https://ziuma.com)
+-- Forum: Kesehatan, Kuliner dan Hobby (https://ziuma.com/Forum-Kesehatan-Kuliner-dan-Hobby)
+--- Forum: Kesehatan (https://ziuma.com/Forum-Kesehatan)
+--- Thread: Lidah Terasa Kebas, Begini Cara Mengobatinya (/Thread-Lidah-Terasa-Kebas-Begini-Cara-Mengobatinya)



Lidah Terasa Kebas, Begini Cara Mengobatinya - info.sehat - 5 April 2021

[Image: unnamed-1.jpg]



Lidah terasa kebas atau kesemutan tentu akan membuat Anda tidak nyaman. Anda sulit menikmati rasa makanan dan minuman. Bahkan, pada kasus tertentu, saat lidah terasa kebas, akan timbul rasa tidak nyaman pada seluruh wajah.

Tapi tahukah Anda jika tak hanya sebagai indera pengecap, lidah juga dapat memberikan tanda masalah pada kesehatan Anda? 
Gejala lidah terasa kebas dan mati rasa ini sering kali bersifat sementara, terutama jika penyebabnya karena makanan pedas. Tetapi ada juga penyebab lain lidah terasa kebas, kesemutan, mati rasa misalnya penyakit atau sindrom neurologis.

Untuk itu, penting untuk menindaklanjuti dengan dokter Anda dan mendapatkan perawatan yang tepat segera setelah Anda melihat gejala mati rasa lidah.   

Tetapi, Anda tak perlu khawatir ketika lidah terasa kebas. Ada beberapa hal yang bisa Anda alami untuk meredakannya, berikut ini diantaranya. 

1. Hisap Es Batu 
Cara pertama untuk meredakan lidah terasa kebas, kesemutan, dan mati rasa yaitu dengan menghisap es batu. 
Anda bisa mengambil sedikit es batu lalu menghisapnya sampai lidah mulai kembali terasa nyaman. Cairan es batu yang Anda hisap tersebut akan berfungsi untuk `mengompres` lidah. 

2. Susu dan Madu
Susu merupakan sumber vitamin B12 yang dapat mengembalikan fungsi normal lidah. Mencampurkannya dengan madu akan menambah khasiatnya dalam meningkatkan sirkulasi darah ke lidah. 

Jika lidah terasa kebas, Anda bisa meminum secara perlahan satu gelas susu yang sudah dicampurkan satu sendok makan madu. Untuk efek yang lebih cepat, gunakan air dingin. 

3. Hindari Makanan Pemicu Alergi 
Sebagian besar penyebab lidah terasa kebas, mati rasa, dan kesemutan yaitu alergi. Alergi mulut terjadi karena respons imun terhadap makanan tertentu. 

Untuk itu, Anda harus mengetahui dan menghindari makanan apa saja yang memicu reaksi alergi. Dalam cara menyiapkannya pun sebisa mungkin meminimalkan risiko paparan alergen.

Anda juga bisa meminta resep obat dari dokter bisa meringankan alergi dan mempercepat proses penyembuhan.

4. Menghentikan Konsumsi Obat-obatan Tertentu 
Obat-obatan tertentu, seperti obat untuk edema, dapat menyebabkan lidah terasa kebas sebagai efek samping. Untuk itu, disarankan untuk memeriksa kemasan dengan teliti dan meninjau kemungkinan reaksi yang bakal terjadi dengan dokter atau apoteker.

Biasanya, lidah terasa kebas, kesemutan, dan mati rasa ini akan hilang setelah Anda menghentikan konsumsi obat tersebut.
Tapi jika efek kesemutannya terjadi berhari-hari dan dirasa cukup parah, segera konsultasikan dengan dokter, ya!

5. Konsumsilah Makanan Seimbang 
Lidah terasa kebas, sakit, baal, merah, hingga terbakar bisa terjadi akibat banyak hal, seperti gejala anemia yang disebabkan kurangnya asupan vitamin B, zat besi, seng, dan kalsium. 

Kemudian, hipoglikemia atau biasa disebut gula darah rendah juga bisa jadi penyebab munculnya lidah terasa kebas.  
Untuk itu, Anda bisa mengobati, mencegah, dan menghindarinya dengan memperbanyak konsumsi makanan yang kaya vitamin B, terutama B-12 yang terdapat pada telur, susu kedelai, tahu dan tempe.

Vitamin B-12 berperan memproduksi sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dan menjaga kesehatan saraf. Anda juga bisa mendapat pasokan vitamin ini dalam suplemen, tentu dengan pertimbangan atau saran dari dokter. 

konsumsilah makanan atau minuman manis sesekali dalam porsi wajar. Tambahkan pula makanan kaya serat yang bantu menjaga kadar gula tetap stabil.

Nah, demikian cara mengatasi lidah terasa kebas yang sesekali muncul. Jika kejadian ini dirasa terus-menerus terjadi dan disertai dengan penyebab lainnya. sebaiknya segera berkonsultasi dengan profesional medis untuk memeriksa kerusakan saraf dan mendapatkan pertolongan.