Forum Diskusi dan Komunitas Online
Bahaya Sedot Lemak yang Sebaiknya Anda Ketahui - Printable Version

+- Forum Diskusi dan Komunitas Online (https://ziuma.com)
+-- Forum: Kesehatan, Kuliner dan Hobby (https://ziuma.com/Forum-Kesehatan-Kuliner-dan-Hobby)
+--- Forum: Kesehatan (https://ziuma.com/Forum-Kesehatan)
+--- Thread: Bahaya Sedot Lemak yang Sebaiknya Anda Ketahui (/Thread-Bahaya-Sedot-Lemak-yang-Sebaiknya-Anda-Ketahui)



Bahaya Sedot Lemak yang Sebaiknya Anda Ketahui - info.sehat - 10 September 2020

Salah satu cara yang disebut efektif untuk menghilangkan lemak pada tubuh adalah dengan operasi sedot lemak. Cara ini banyak dipilih sebab dianggap mudah dan cepat dibandingkan diet atau olahraga. Sayangnya, bahaya sedot lemak belum banyak dipahami. Jika Anda ingin melakukan operasi sedot lemak, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Cari tahu dengan detail mengenai kelebihan serta kekurangannya sehingga tidak menyesal di kemudian hari.

Bagaimana cara sedot lemak bekerja?
Sedot lemak adalah operasi kecantikan pada tubuh yang bekerja dengan cara menghisap lemak. Dalam dunia medis, sedot lemak memiliki beberapa sebutan seperti lipo, lipektomi, atau lipoplasti. Operasi sedot lemak menggunakan alat berupa sebuah tabung bernama kanula. Nantinya, kanula akan dimasukkan ke dalam kulit. Pada kanula tersebut, akan dipasang vacum berkekuatan tinggi yang berfungsi untuk menyedot lemak tubuh. Kini, telah hadir teknik sedot lemak terbaru menggunakan laser atau sinar ultrasonik. Dengan teknik terbaru ini, pemulihan pasca operasi sedot lemak bisa lebih cepat. Selain itu, memar dan bengkak pun tidak sebanyak ketika menggunakan kanula.

Hasil sedot lemak
Jika Anda mengira sedot lemak merupakan opsi untuk menyembuhkan obesitas, maka Anda salah besar. Sedot lemak disarankan dilakukan pada ukuran 30% lebih berat dari berat badan ideal Anda. Selain itu, tubuh Anda harus dalam keadaan sehat. Setelah operasi sedot lemak selesai, perubahan tubuh tidak akan langsung terlihat. Terdapat berbagai tahapan yang harus dijalani selama beberapa bulan setelah operasi sdot lemak selesai. Pembengkakan mungkint muncul sehingga Anda perlu menggunakan pakaian khusus yang ketat. Diet pun harus dijalani agar berat badan tidak bertambah setelah operasi sedot lemak

Bahaya sedot lemak
Operasi sedot lemak bisa menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Bahaya sedot lemak muncul setelah operasi selesai dilakukan. Berikut ini beberapa bahaya sedot lemak yang mungkin terjadi.
1. Keracunan obat bius
Meski sangat jarang terjadi, keracunan obat bius merupakan risiko yang mengancam jiwa pasien sedot lemak. Obat bius digunakan dalam proses operasi sedot lemak untuk menghilangkan rasa sakit. Jantung dan sistem saraf pusat merupakan yang terkena dampak jika keracunan obat bius terjadi saat operasi sedot lemak.
2. Kerusakan organ dalam
Operasi sedot lemak yang masih menggunakan kanula memiliki risiko tersendiri. Pada kondisi tertentu, kanula mungkin menusuk organ internal tubuh yang penting sehingga menyebabkan kerusakan. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis serius secara segera.
3. Munculnya seroma
Kemunculan kantong cairan atau seroma juga merupakan bahaya sedot lemak. Seroma terbentuk di bawah kulit dan bersifat sementara. Meski begitu, penanganan pada kemunculan seroma ini tetap harus segera dilakukan denggan cara memasukkan jarum. Hal tersebut bertujuan untuk mengeringkan cairan.
4. Pembekuan darah
Bahaya sedot lemak yang paling ditakutkan yaitu terjadinya emboli lemak. Hal ini menyebabkan pembekuan darah yang bergerak melalui aliran darah menuju otak atau paru-paru. Jika hal ini terjadi, maka penanganan yang dilakukan pun cukup kompleks dan menelan banyak biaya.
5. Menurunnya elastisitas kulit
Setelah sedot lemak, ada kemungkinan elastisitas kulit menurun. Kulit menjadi kendur, bergelombang, dan layu. Hal tersebut bisa terjadi jika pembuangan lemak tidak merata. Parahnya, kondisi ini bisa saja permanen, sehingga kulit yang terlanjur kendur, bergelombang, dan layu sulit dikembalikan seperti sebelum sedot lemak.

Bahaya sedot lemak ternyata beragam, bahkan bisa menyebabkan kematian. Meski demikian, operasi sedot lemak merupakan praktek legal yang dilakukan oleh tenaga medis di rumah sakit. Prosedur sedot lemak pun sudah diatur sedemikian rupa. Jadi, Anda tetap bisa melakukan sedot lemak dengan aman. Hanya saja tetap ada kemungkinan risiko yang muncul setelah operasi tetap tidak bisa dihilangkan sepenuhnya.