Forum Diskusi dan Komunitas Online
Pendidikan Begitu Penting untuk Bekal di Masa Depan - Printable Version

+- Forum Diskusi dan Komunitas Online (https://ziuma.com)
+-- Forum: Area Bebas (https://ziuma.com/Forum-Area-Bebas)
+--- Forum: Artikel Bebas (https://ziuma.com/Forum-Artikel-Bebas)
+--- Thread: Pendidikan Begitu Penting untuk Bekal di Masa Depan (/Thread-Pendidikan-Begitu-Penting-untuk-Bekal-di-Masa-Depan)



Pendidikan Begitu Penting untuk Bekal di Masa Depan - malikcahyo - 7 December 2017

Berdialog tentangt pendidikan kita seluruh pasti sudah tahu bahwa betapa perlunya pendidikan . Pendidikan, kemampuan, pengetahuan adalah keliru satu normal yang kita miliki buat hidup di jaman yang serba sulit ini. Kenapa dikatakan begitu?

Kita pastinya telah dapat menjawabnya, apa perihal pertama yang dilihat bila kita mau mengajukan surat lamaran perkerjaan? Apa yang kita perlukan saat ingin memulai sebuah bisnis atau upaya?

Pastinya saja pendidikan, kemampuan, wawasan dan pengetahuanlah yang kita butuhkan. Di pada bangku pendidikan mayoritas banget hal yang kita dapatkan. Namun baik mengapa banyak banget warga di Indonesia ini yang tak mengenyam bangku pendidikan sebagaimana mestinya, terutama di daerah-daerah terpencil di sekitar daerah State ini. Sepertinya kesadaran mereka tetang krusialnya pendidikan perlu ditingkatkan.

Sebagaimana yang diungkapkan Daoed Joesoef mengenai krusialnya pendidikan : “Pendidikan termasuk segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sejalan dengan martabat manusia” Serta tentulah dari pernyataan itu kita dapat mengambil kesimpulan bahwasanya Pendidikan termasuk hal yang amat utama serta tidak dapat lepas dari kehidupan.

Jadi bangsa yang maju tentu termasuk cita-cita yang ingin dicapai oleh masing masing negeri di dunia. Sudah menjadi sebuah rahasia umum bahwasanya maju atau tidaknya suatu negeri di pengaruhi dari faktor pendidikan. Demikian krusialnya pendidikan, sehingga sebuah bangsa bisa diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karna misalnya yang kita ketahui bahwasanya sebuah Pendidikan tentunya akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas bagus dari aspek spritual, intelegensi dan acquisition dan pendidikan termasuk proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila production dari tahapan pendidikan ini gagal maka susah dibayangkan bagaimana bisa mencapai kemajuan.



Untuk suatu bangsa yang ingin maju, pendidik patut dipandang menjadi suatu kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan yang lain. Maka pastinya peningkatan mutu pendidikan pula berpengaruh terhadap perkembangan sebuah bangsa. Kita ambil contoh Amerika, mereka takkan bisa jadi kayak sekarang ini apabila –maaf– pendidikan mereka setarap dengan kita. Kemudian bagaimana dengan Jepang? si pakar Teknologi itu? Jepang benar-benar menghargai Pendidikan, mereka bersedia menghasilkan biaya yang amat besar cuma bagi pendidikan bukan untuk kampanye atau perihal lain mengenai kedudukan misalnya yang–maaf– Indonesia lakukan. Tidak ubahnya negara lainnya, misalnya Malaya serta Singapura yang jadi negara tetangga kita.

Baca pula : Ciri Ciri Cerpen

Perlunya Pendidikan Untuk Kehidupan
Paling agak untuk agak Country juga sadar akan pentingnya pendidikan. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei menitikberatkan atau mengambil tema pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa & misalnya yang diberitakan kalau Kementrian Pendidikan Nasional telah menyediakan infrastruktur terkait akses informasi bekerja sama dengan MNC Group, melewati TV berbayarnya, Indovision menyiarkan siaran televisi buat pendidikan. Serta juga penyediaan taman bacaan di pusat perbelanjaan. Namun apa pendidikan karakter ini dapat mengubah masalah-masalah yang sering kita hadapi dalam dunia pendidikan?

Didalam UU No. 20/2003 mengenai sistem pendidikan Nasional, tercantum pengertian pendidikan: “pendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk mewujudkan kondisi belajar & proses pembelajaran supaya peserta didik dengan aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan sacred keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh dirinya, penduduk, banga & negara” Tetapi satu pertanyaan, sudahkah pendidikan kita seperti yang tercantum dalam UU tersebut?