Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Mengapa Kita Mimpi Saat Tidur?
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: apa-arti-mimpi-anda-sebuah-penjelasan-ko...912756.jpg]

[/url]
[url=https://www.sehatq.com/tag/mimpi]Mimpi
adalah halusinasi yang terjadi pada tahapan tidur tertentu. Mimpi terjadi paling kuat pada saat tahapana tidur REM, atau tidur dengan gerakan mata yang cepat (rapid eye movement) di mana ada kemungkinan Anda akan melupakan mimpi tersebut. Banyak hal yang telah diketahui seputar peran tidur dalam mengatur metabolisme, tekanan darah, fungsi otak, dan aspek kesehatan lainnya. Namun, sulit bagi para peneliti untuk dapat menjelaskan peran mimpi.
Saat Anda sadar, pikiran memiliki logikanya sendiri. Namun, ketika tidur, otak Anda masih dalam keadaan aktif, namun pikiran atau mimpi sering tidak masuk akal. Hal ini mungkin disebabkan karena pusat emosi otak memicu mimpi, dan bukan daerah logis yang ada di otak. Meskipun tidak ada bukti yang pasti, mimpi biasanya adalah pikiran otobiografi yang berdasarkan aktivitas, percakapan, dan gangguan lain dalam hidup Anda yang Anda alami baru-baru ini. Meskipun demikian, dan beberapa teori populer seputar peran dari mimpi.
Para peneliti masih belum sepenuhnya setuju seputar tujuan dari mimpi. Namun, ada beberapa teori dan kepercayaan seputar hal ini.
Mimpi sebagai terapis. Mimpi yang Anda miliki dapat menjadi suatu cara untuk menghadapi drama emosional dalam hidup Anda. Dan karena otak Anda akan beroperasi dalam level yang lebih emosional saat tidur dibandingkan dengan saat tersadar, otak akan membuat hubungan berdasarkan dengan.
Mimpi sebagai bentuk pelatihan fight-or-flight. Salah satu daerah otak yang paling aktif saat Anda bermimpi adalah amygdala. Amygdala adalah bagian dari otak yang berhubungan dengan insting keberlangsungan hidup serta respon melawan atau kabur (fight or flight). Satu teori menyatakan bahwa mengingat amygdala akan lebih aktif saat Anda tidur dibandingkan dengan saat Anda terbangun, ini dapat menjadi cara otak untuk membuat Anda siap dalam menghadapi suatu ancaman. Untungnya, batang otak akan mengirim sinyal saraf pada saat tidur REM yang akan menenangkan otot Anda. Dengan hal ini, Anda tidak akan mencoba untuk berlari atau pun memukul saat tidur.
Mimpi sebagai renungan. Satu teori mengapa kita bermimpi adalah karena mimpi dapat membantu memfasilitasi tendensi kreatif yang kita miliki. Para artis menyatakan bahwa mimpi menjadi inspirasi dari karya mereka yang paling kreatif. Anda mungkin pernah terbangun saat tidur dengan ide untuk sebuah film atau lagu. Tanpa filter logika yang biasanya Anda gunakan saat sadar yang dapat membatasi aliran kreativitas, pikiran dan ide Anda tidak memiliki batasan apapun saat Anda tidur.
Mimpi sebagai bantuan ingatan. Salah satu teori yang paling dikenal dari tujuan mimpi adalah mimpi dapat membantu Anda menyimpan ingatan penting dan apa yang telah Anda pelajari, membuang ingatan yang tidak penting, dan memilah-milah pikiran dan perasaan yang rumit. Penelitian menunjukkan bahwa mimpi dapat membantu menyimpan ingatan. Jika Anda belajar informasi baru dan tidur, Anda akan dapat dengan lebih baik dalam mengingatnya dibandingkan dengan ketika Anda diminta untuk mengingat informasi tersebut tanpa manfaat dari tidur.
Bagaimana mimpi memengaruhi penyimpanan ingatan dan daya ingat tidak diketahui dengan pasti saat ini. Namun, ada kemungkinan mimpi dapat membantu otak secara efektif menyimpan informasi-informasi penting sembari menghadang dan menyingkirkan stimuli yang dapat mengganggu proses ingatan dan pembelajaran. Penelitian lanjutan seputar mimpi dan apa tujuan dari mimpi masih perlu dilakukan. Untuk saat ini, Anda bisa menganggap manfaat mimpi sebagai hal-hal tersebut di atas.