Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: 14 Penyebab Sakit Perut yang Umum Terjadi, Yuk Disimak!
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: penyebab-sakit-perut.jpg]

Penyebab sakit perut cukup beragam, baik untuk sakit perut wajar maupun sakit perut parah. Anda mungkin pernah mengalami langsung beberapa masalah perut.

Sakit perut adalah istilah yang umum digunakan untuk berbagai penyakit. Ada banyak hal penyebab sakit perut, mulai dari masalah yang mudah disembuhkan hingga kondisi yang membutuhkan penanganan serius.

Anda bisa jadi mengalami penyakit yang sederhana seperti diare atau yang lebih serius seperti infeksi pada saluran pencernaan. Gangguan pada organ seperti usus, lambung, hati, empedu, pankreas, hingga ginjal juga dapat menjadi penyebab sakit perut. Nah secara umum ada 14 penyebab sakit perut yang terjadi. Apa saja? Yuk disimak!

1. Gastritis
Adalah suatu kondisi ketika dinding lambung mengalami iritasi atau peradangan. Gastritis tidak terbilang penyakit, lebih cocok disebut gangguan pada sistem pencernaan.

2. Tukak lambung (ulkus peptikum)
Kondisi ini adalah suatu luka atau peradangan yang disebabkan oleh pengikisan dinding lambung. Gejala umum yang Anda rasakan adalah rasa nyeri pada lambung hingga pendarahan.

3. Virus perut
Juga dikenal dengan sebutan flu perut, yaitu infeksi virus yang terjadi di usus. Anda mungkin mengalami diare cair, kram perut, hingga mual atau muntah. Penyakit ini mungkin terjadi karena Anda tertular dari orang lain atau karena mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Untungnya, penyakit ini biasa hilang dengan sendirinya.

4. Keracunan makanan
Mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri, virus, dan parasit bisa membuat Anda mengalami keracunan makanan. Anda mungkin mengalami diare, mual, hingga muntah. Keracunan makanan biasanya dapat pulih dengan sendirinya, tapi segera temui dokter jika Anda merasa dehidrasi, muntah darah, atau diare parah dalam tiga hari.


5. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Penyakit ini umumnya memengaruhi usus besar Anda. Gejala yang mungkin Anda rasakan adalah kram, kembung, dan tinja berlendir. Ada beberapa hal yang mungkin memengaruhi penyakit ini adalah makanan, stres, hormon, atau infeksi. Anda mungkin perlu menemui dokter untuk mengatasi penyakit ini.

6. Intoleransi laktosa (lactose intolerance)
Laktosa adalah jenis gula yang terkandung di dalam susu dan produk olahan susu lainnya. Namun, ada sebagian orang yang tidak bisa mengonsumsi laktosa sejak lahir karena tidak memiliki enzim khusus yang disebut laktase. Konsumsi susu dapat menyebabkan diare, perut kembung, dan sakit perut. Untuk mengatasi ini, Anda perlu mengurangi konsumsi susu atau produk olahannya.

7. Penyakit radang panggul
Penyakit ini umumnya terjadi pada wanita, yaitu peradangan pada organ reproduksi yang biasanya terjadi menyusul penyakit menular seksual tertentu. Selain mengalami sakit perut, Anda mungkin mengalami demam, keputihan yang tidak normal, dan nyeri atau pendarahan saat berhubungan seks.

8. Alergi makanan
Kondisi ini terjadi ketika tubuh Anda mendeteksi suatu jenis makanan sebagai ancaman. Dengan demikian, tubuh akan secara otomatis menjalankan mekanisme pertahanan. Biasanya ini jadi penyebab sakit perut dan gejala lain seperti kesemutan atau bengkak di mulut dan tenggorokan.

9. Radang usus buntu

Usus buntu adalah organ berbentuk jari yang berada di bagian awal usus besar Anda, tepatnya di bagian kanan bawah perut. Tidak jelas apa fungsi usus buntu, tetapi ketika terjadi peradangan, biasanya usus buntu akan mengalami infeksi. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan Anda Anda harus segera menjalani operasi sebelum usus buntu pecah.

10. Penyakit batu empedu

Empedu Anda memiliki semacam batu yang berperan membantu pencernaan. Nah, penyakit ini terjadi ketika batu tersebut menghalangi tabung atau saluran di antara hati, pankreas, kantong empedu, dan usus kecil. Gejala yang paling umum adalah sakit perut, lalu diikuti dengan mual, muntah, demam, dan beberapa kondisi lainnya.

11. Hernia

Hernia terjadi ketika bagian dari usus Anda mendorong keluar melalui dinding perut Anda. Hernia biasanya terjadi akibat melemahnya otot tubuh di bagian perut karena dorongan terus-menerus, mungkin terjadi di area sayat bekas operasi. Tentunya ini bisa jadi penyebab sakit perut.

12. Konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar bisa terjadi pada siapa saja. Jika Anda tidak teratur buang air besar minimal tiga kali dalam seminggu, harus mengejan, atau memiliki tinja keras. Hal-hal tersebut adalah pertanda buang air besar Anda tidak lancar dan harus segera diobati.

13. Pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan di dalam pankreas yang biasanya terjadi secara tiba-tiba. Anda mungkin mengalami sakit perut bagian atas yang mungkin terasa semakin sakit setelah makan. Anda mungkin mengalami mual dan muntah. Jika penyakit ini mencapai kondisi parah, Anda harus segera menemui dokter.

14. Inflammatory Bowel Disease (IBD)
IBD juga disebut penyakit radang usus. Ada dua jenis yang umum terjadi, yaitu ulcerative colitis (UC) dan Crohn’s disease. Dalam dua kondisi ini, sistem kekebalan tubuh Anda bereaksi berlebihan dan membakar saluran usus Anda. IBD tidak memengaruhi perut secara langsung, tapi pada umumnya Anda mengalami sakit perut, mual, beserta diare, nyeri sendi, dan demam.

Demikian 14 penyebab sakit perut yang umum terjadi. Sebagian penyakit dapat sembuh dengan sendirinya, sebagian yang lain mungkin membutuhkan penanganan dokter.