Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Ini Syarat Mutlak Agar Liga 1 dan Liga 2 Dapat Digelar
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: Ini-Syarat-Mutlak-Agar-Liga-1-dan-Liga-2...igelar.jpg]

Berita bola terbaru, Sabtu 17 Juli 2021 datang dari Liga 1. Kabar bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 masih belum jelas hingga saat ini. Padahal sejatinya, kedua kompetisi sepak bola di Indonesia itu sudah mulai kick off pada Juli 2021.

Namun akibat adanya PPKM Darurat di Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021, kick off Liga 1 dan Liga 2 pun terpaksa mundur. Liga 1 rencananya akan digelar pada 20 Agustus, sementara Liga 2 di awal September 2021.

Salah syarat agar kompetisi digelar adalah protokol kesehatan (prokes) yang dinilai sangat penting dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola sekarang ini. Seperti dilansir dari berita bola resmi Liga, baik sebelum, selama, dan sesudah pertandingan, prokes wajib diterapkan secara ketat dan disiplin.

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memahami betul hal tersebut. Karena itu, jauh hari sebelum kompetisi Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 digulirkan, PT LIB mewajibkan semua klub untuk patuh dan disiplin dalam menjalankan prokes.

Melihat itu, Influencer Covid-19, dr. Tirta Mandira Hudhi mendukung penuh penerapan prokes yang ketat di penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia baik itu di Liga 1 2021/2022 atau Liga 2 2021.

“Sepak bola sudah jadi hiburan buat warga. Saat ini  yang penting patuh aturan, vaksinasi dan swab.”

“Suporter juga harus patuh terhadap imbauan pemerintah. Cukup dukung dari rumah, jangan menggelar nonton bareng atau berkerumun,” ucap dr. Tirta lagi.

Disisi lain, mengenai penerapan prokes di kompetisi, Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno menegaskan semua akan diterapkan secara ketat. Bahkan, sebelum kompetisi digulirkan, PT LIB akan mengadakan workshop khusus terkait penerapan prokes.

“Beberapa bulan yang lalu kami mengadakan workshop terkait penerapan prokes. Namun untuk lebih memaksimalkan lagi, kami akan mengadakan workshop yang sama.”

“Lebih dari itu, kami juga membentuk satgas khusus untuk memantau pelaksanaan penerapan prokes di kompetisi Liga 1 dan Liga 2,” terang Sudjarno.