Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Mata Berkunang-kunang, Apa Saja Penyebabnya?
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: cara-memutihkan-mata-kuning-berdasarkan-...035002.jpg]

Mata berkunang kunang atau dalam istilah medis disebut photopsia merupakan kondisi ketika ada kilasan cahaya yang mirip seperti kunang-kunang atau bintang pada penglihatan. Umumnya, mata berkunang-kunang bukan gejala yang serius. Namun, bisa jadi mata berkunang-kunang merupakan gejala dari penyakit tertentu. Beberapa kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan mata berkunang-kunang di antaranya yaitu.

Tekanan Darah Rendah
Tekanan darah rendah atau hipotensi merupakan kondisi di mana angka tekanan darah berada di bawah angka normal atau kurang dari 90/60. Tekanan darah rendah menandakan bahwa jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya tidak mendapatkan darah sesuai dengan kebutuhannya. Saat tekanan darah di tubuh menurun dengan cepat, maka oksigen yang dibawa oleh darah tidak sampai ke otak dan jantung, sehingga akan timbul gejala pusing dan mata berkunang-kunang. Selain itu, tekanan darah rendah juga bisa menyebabkan mual, muntah, keringat dingin, dan dada terasa nyeri. Tekanan darah rendah bisa terjadi karena dehidrasi, adanya masalah kesehatan pada jantung, kekurangan vitamin dan folat, serta perdarahan.

Gula Darah Rendah
Gula darah rendah merupakan kondisi di mana kadar gula di dalam darah berada di bawah normal atau kurang dari 70 mg/dL. Gula darah rendah bisa disebabkan karena asupan glukosa yang kurang serta bisa terjadi pada penderita diabetes yang menggunakan insulin. Selain itu, gula darah rendah juga bisa disebabkan karena terlambat makan dan olahraga yang berlebihan. Glukosa bisa diproduksi secara alami oleh hati, selain itu juga bisa didapatkan dari asupan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, roti, kentang, dan susu. Kurangnya glukosa di dalam tubuh bisa menyebabkan fungsi otak tidak bisa dimaksimalkan. Sehingga, gejala yang ditimbulkan bisa berupa mata berkunang-kunang, pusing, terasa berdebar-debar, dan keringat dingin.

Anemia
Anemia merupakan kondisi di mana haemoglobin atau sel-sel darah merah di dalam tubuh menurun. Haemoglobin memiliki fungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika jumlah haemoglobin di dalam tubuh seseorang menurun, maka oksigen tidak bisa tersalurkan dengan baik. Meski sama-sama berhubungan dengan darah, tetapi antara anemia dengan tekanan darah menurun memiliki penyebab yang berbeda. Tekanan darah menurun biasanya disebabkan karena dehidrasi, sedangkan anemia bisa disebabkan karena jumlah haemoglobin yang kurang, kekurangan nutrisi seperti vitamin B12, zat besi, dan folat, serta memiliki riwayat penyakit seperti kanker atau gangguan ginjal. Gejala anemia bisa berupa tubuh mudah merasa lemas, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, mata berkunang-kunang, serta sering mengantuk.

Aritmia Jantung
Aritmia jantung merupakan kondisi di mana detakan jantung mengalami gangguan, sehingga irama jantung menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Penyebab aritmia jantung karena adanya gangguan aliran impuls listrik ke sel-sel jantung miokardium sehingga impuls listrik yang mengkoordinasikan detak jantung tidak berfungsi dengan benar. Gejala yang ditimbulkan bisa berupa dada berdebar tidak beraturan, nyeri dada, pusing dan mata berkunang-kunang, sesak napas, serta cepat lelah.
Mata berkunang-kunang juga bisa disebabkan ada rangsangan lain selain cahaya yang direspon retina. Misalnya, ada tekanan atau gesekan pada mata atau kepala serta adanya pergerakan pada gel vitreous mata. Penyakit pada mata juga bisa menjadi penyebab dan menimbulkan gejala mata berkunang-kunang seperti ablasi retina, penyakit retina, infeksi virus pada mata, tumor mata, atau komplikasi normal yang timbul setelah operasi mata. Waktu istirahat yang tidak cukup juga bisa menjadi penyebab mata berkunang-kunang dan seringkali disertai dengan sakit kepala dan pusing. Kurangnya waktu tidur akan membuat organ tubuh bekerja lebih keras, termasuk mata sehingga menimbulkan efek mata berkunang-kunang.