Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Cara Alami Mengatasi Tangan Bengkak pada Ibu Hamil
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: tangan-bengkak.jpg]

Apakah Anda mengenakan cincin kawin yang sudah cukup ketat di jari-jari hingga membuat tangan bengkak? Sudahkah Anda membeli sepatu slip-on dengan ukuran yang lebih besar supaya kaki tidak membengkak terutama pada saat malam hari?

Banyak wanita mengalami pembengkakan, khususnya di trimester ketiga, yang juga dikenal sebagai edema. Sebenarnya pembengkakan tersebut tidak bahaya. Kondisi ini terjadi karena volume darah dan cairan tubuh Anda meningkat hingga 50 persen selama kehamilan yang berfungsi untuk memaksimalkan fungsi jaringan pada calon bayi. Cairan ekstra juga membantunya meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi Anda akan membuka sendi panggul untuk persalinan.

Pembengkakan biasanya tidak menyakitkan, tetapi bisa mengganggu. Jadi apa yang dapat Anda lakukan? Berikut adalah tuju cara alami untuk meredakan tangan bengkak dan kaki terlihat membesar pada saat hamil.

1. Mencoba mengganti posisi tidur
Pada saat hamil, Anda mungkin dianjurkan untuk tidur miring ke kiri, bukan? Hal ini membantu menjaga tekanan dari vena cava inferior, vena besar yang membawa darah terdeoksigenasi dari bagian bawah tubuh Anda ke atrium kanan jantung.

Akan tetapi, tidur berbaring telentang dapat memberi tekanan pada vena cava, namun sedikit membuat Anda merasakan sesak. Sebenarnya, tidak berbahaya jika Anda sesekali mengubah posisi tidur. Anda terkadang boleh tidur miring ke kanan, telentang dan ke kiri, supaya mengurangi pembengkakan pada tangan.

2. Rajin berenang
Berenang dapat membantu mengurangi retensi cairan dengan melancarkan aliran pembuluh darah yang tersumbat. Beberapa wanita juga mengalami beberapa respon positif dari olahraga ini. Tekanan air di luar tubuh mungkin membantu menekan jaringan di dalam tubuh. Kondisi ini dapat membantu mengeluarkan cairan yang terperangkap di dalam tubuh. Berenang juga merupakan olahraga yang sangat direkomendasi selama kehamilan.

3. Kompres tangan/kaki
Sebelum beraktivitas dan sesudah, ada baiknya Anda rutin melakukan kompres pada bagian kaki atau tangan bengkak. Hal ini sangat membantu melancarkan aliran darah yang tersumbat menjadi lebih lancar. Gunakan air hangat yang dibalut dengan kain, supaya Anda bisa mengurangi rasa tidak nyaman pada saat kaki/tangan bengkak.

4. Gunakan pakaian yang nyaman
Hindari semua jenis pakaian yang terlalu ketat. Pakaian tersebut hanya akan membuat ruang gerak terbatas dan tidak nyaman. Selain itu, pakaian yang ketat juga bisa menyebabkan aliran darah terhambat yang menjadi penyebab utama kaki dan tangan bengkak. Apabila Anda mengalami kaki bengkak, sebaiknya hindari penggunaan sepatu yang nyaman dan tidak terlalu ketat.

5. Perhatikan asupan makan
Kekurangan kalium dapat menyebabkan pembengkakan, jadi tambahkan pisang ke daftar belanjaan Anda. Asupan garam yang berlebihan juga dapat menyebabkan pembengkakan, jadi kurangi konsumsi natriumnya. Selain itu, kafein dapat menyebabkan retensi cairan, sehingga kurangi kebiasaan mengonsumsi kopi.

Makan makanan seimbang tinggi protein tanpa lemak dan buah-buahan dan sayuran kaya vitamin, dan rendah makanan olahan. Cobalah untuk memperbanyak konsumsi makanan seperti seledri, artichoke, peterseli dan jahe.

6. Konsumsi teh herbal
Daun kubis dingin dapat membantu mengeluarkan cairan berlebih dan mengurangi pembengkakan. Teh dandelion dapat membantu tubuh memetabolisme cairan. Anda juga bisa membuat teh dari ketumbar atau adas. Periksa dengan dokter Anda sebelum minum teh herbal untuk memastikannya aman untuk kehamilan.

7. Pijat kaki/tangan
Memijat kaki/tangan Anda dengan minyak biji rami dapat meredakan pembengkakan secara efektif. Akan tetapi, lakukan pijat ke tempat yang memang aman. Hindari pemijatan yang berfokus pada daerah perut, untuk mencegah hal buruk terjadi.

Apabila Anda terus mengalami kaki/tangan bengkak, dengan beberapa kondisi yang terlihat tidak wajar seperti pusing, demam, sakit dan sebagainya, sebaiknya segera melarikan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.