Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Manfaat Menggunakan Penyangga Tubuh
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: d97e3be92024a5385a06cc064c78b64ef6e8cb50...7306e8.jpg]
Postur tubuh yang salah bisa menyebabkan adanya kelainan bentuk tulang belakang, kondisi ini dapat berupa kifosis, lordosis atau skoliosis. Tulang belakang yang bungkuk disebabkan oleh kifosis atau skoliosis, untuk mengatasi kondisi ini penderita bisa menggunakan penyangga punggung atau penyangga tubuh secara rutin dan teratur.
Penyangga punggung merupakan alat bantu yang dirancang untuk memperbaiki postur tulang punggung dan pada saat yang sama berfungsi mencegah sekaligus mengatasi rasa sakit di area belakang tubuh seseorang. Terdapat beberapa tipe penyangga untuk punggung yang beredar di pasaran, namun fungsi yang dimiliki sama saja.
Manfaat Menggunakan Penyangga Tubuh
Gejala yang dialami penderita punggung bungkuk bisa berupa perbedaan tinggi bahu, tulang belikat pada saat membungkuk tinggi tidak normal hingga merasakan sakit pada punggung atau kekakuan tulang belakang. Sebagai cara mengatasi, berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapat ketika menggunakan penyangga punggung.

[font=Arial][b]1. Memperbaiki Postur[/b][/font]

Secara ideal tulang belakang seharusnya tegak lurus hingga dada terlihat tegap dan bagian tubuh bagian bawah kuat. Namun, berbagai keadaan dan kondisi dapat membuat tulang belakang melengkung hingga postur tubuh terlihat bungkuk dan tidak proporsional.
Guna mengatasi kondisi ini, seseorang bisa memanfaatkan penyangga punggung dengan tujuan agar tulang belakang dapat kembali lurus seperti semula. Postur tubuh yang baik membuat seseorang merasa seperti bertambah dan tidak rentan mengalami cedera.
[font=Arial][b]2. Cegah Nyeri Punggung[/font][/b]
Aktivitas seseorang bisa terganggu setiap harinya jika mengalami nyeri punggung, termasuk ketika menjalani olahraga rutin setiap hari. Untuk mencegah kondisi ini, penyangga punggung sangat bisa dimanfaatkan seperti misalnya ketika duduk dan sambil mengerjakan tugas atau ketika mengangkat beban berat.
[font=Arial][b]3. Percepat Penyembuhan Nyeri Punggung[/font][/b]

Penyangga ini prinsipnya bekerja dengan cara menstabilkan posisi punggung sehingga mencegah pergerakan apa saja untuk menggeser letak tulang belakang. Dengan kondisi tulang yang lebih baik, rasa nyeri yang muncul bisa berkurang hingga mempercepat proses penyembuhan rasa sakit pada punggung.

Kondisi yang Disarankan
Sebelum menggunakan penyangga untuk punggung, aka lebih baik melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ortopedi. Karena biasanya terdapat beberapa kondisi yang disarankan untuk menggunakan penyangga punggung.
[font=Arial][b]Pascaoperasi[/font][/b]
Tujuan penyangga punggung untuk orang yang baru saja menjalani operasi adalah mengurangi mobilisasi dan mempercepat penyembuhan. Penggunaan alat ini dapat dilakukan selama tiga sampai delapan minggu atau lebih karena disesuaikan dengan kondisi penderita.
[font=Arial][b]Osteoarthritis[/font][/b]
Disarankan untuk digunakan dengan tujuan meminimalisir rasa nyeri yang muncul atau adanya kerusakan tulang rawan yang menjadi bantalan tulang. Penggunaan penyangga punggung tipe semi-rigid disarankan karena bisa membuat aktivitas seseorang berjalan seperti biasa.
[font=Arial][b]Herniated Disc[/font][/b]
Masalah pada bantalan tulang belakang dapat mengakibatkan munculnya rasa nyeri ketika melakukan aktivitas. Dalam kasus ini, seseorang dapat menggunakan penyangga punggung jenis rigid atau semi-rigid.
[font=Arial][b]Kaku Otot atau Otot Ketarik[/font][/b]
Beberapa dokter menyarankan agar penggunaan penyangga punggung dapat lebih fleksibel pada penderita kaku otot atau otot tertarik pada punggung bagian bawah. Penggunaan penyangga tubuh ini bertujuan untuk mengurangi nyeri, meski demikian hanya boleh dipakai dalam kurun waktu dua sampai empat hari.
Khusus untuk mengatasi bentuk tulang belakang, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut terlebih dahulu dari dokter ortopedi. Dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti foto rontgen atau CT Scan, nantinya dari pemeriksaan ini dapat diketahui tingkat keparahan dari kelainan bentuk tulang belakang.