Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Pelatih Madura United Mengapresiasi Tim Persebaya Surabaya di Piala Menpora
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: Pelatih-Madura-United-Mengapresiasi-Tim-...enpora.jpg]

Berita bola terbaru, Selasa 30 Maret 2021 datang dari Madura United. Tim Liga 1 ini berhasil menguasai hampir dua pertiga jalannya pertandingan dari Persebaya Surabaya. Namun Madura kalah dari Persebaya pada pertandingan itu.

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan memberi apresiasinya untuk tim asuhan Aji Santoso. closeMadura United bermain menekan sepanjang babak pertama sampai lima belas menit awal babak kedua. Akan tetapi skuad berjuluk Laskar Sape Kerap itu hanya mampu mencetak satu gol lewat Slamet Nurcahyo menit ke-47.

Sementara Persebaya mampu menciptakan gol cepat menit ke-11 lewat Ady Setiawan dan Rendi Irwan menit ke-71. Madura United akhirnya harus menerima kekalahan tipis 1-2 dalam laga pekan kedua Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung (28/3/21).

“Pertandingan hari ini kami mulai mengambil inisiatif untuk mencoba menekan lawan, dan kami cukup efektif menciptakan peluang,” kata Rahmad Darmawana.

“Namun memang sangat mengejutkan kami harus kemasukan melalui bola set piece corner kick. Padahal kami punya pemain lebih tinggi daripada pemain lawan untuk duel bola atas.

“Kemudian di babak kedua kami mencoba menambah efektifitas lini tengah dengan mengganti dua pemain, cukup berhasil. Namun sekali lagi ada beberapa momen kami seharusnya mencetak gol tapi gagal.”

Kegagalan Madura United menyelesaikan peluang, ditambah stamina pemain yang menurun di babak kedua mampu dimanfaatkan Persebaya. Selama 30 menit akhir, Persebaya berhasil keluar dari tekanan dan berbalik memberi ancaman.

Meskipun akhirnya kalah, Pria yang akrab disapa RD itu tetap berbesar hati memuji Persebaya. Ia menilai Green Force telah memainkan sepak bola yang ‘menarik’. Dirinya ingin anak asuhnya dapat mengambil pelajaran berharga dari pertandingan tersebut.

“(Di babak kedua) lawan mulai melakukan beberapa pergantian, mereka (Persebaya) mulai berani mengambil inisiatif bermain possession, dan itu sedikit menyulitkan kami.

“Karena di satu sisi, kami ingin melakukan pressing tapi tenaga pemain tidak cukup. Sehingga ada gap antara lini belakang dan depan yang terlalu lebar dan lawan mampu mengeksploitasi situasi ini.

“Selamat Persebaya sudah memainkan sepak bola yang menarik. Selamat untuk Persebaya di pertandingan hari ini,” tandasnya.