Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Bebas Obesitas Dengan Mengatur Pola Makan dan Olahraga
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: mengatur-pola-makan.jpg]

Ada banyak cara dalam mengurangi berat badan dengan cepat, salah satunya adalah dengan mengatur pola makan. Sayangnya, banyak program diet membuat pelakunya merasa lapar atau tidak kenyang. Alasan inilah mengapa banyak orang kesulitan melakukan diet. Untungnya, tidak semua diet atau pola makan memiliki efek ini. Diet rendah karbohidrat, misalnya, efektif dalam menurunkan berat badan dan mudah dilakukan. Rencana mengatur pola makan ini pada dasarnya memiliki 3 tujuan, yaitu untuk mengurangi nafsu makan dengan signifikan, menurunkan berat badan dengan cepat, dan meningkatkan kesehatan metabolisme. Artikel ini akan membahas pola makan apa saja yang perlu dilakukan untuk mengurangi berat badan. 
  • Mengurangi asupan karbohidrat
Bagian terpenting dalam mengatur pola makan adalah mengurangi gula dan gandum, atau sumber-sumber karbohidrat. Saat Anda melakukanya, level lapar akan menurun, dan akhirnya Anda akan makan kalori dalam jumlah yang lebih sedikit. Alih-alih membakar karbohidrat sebagai sumber energi, tubuh akan mulai membakar lemak yang disimpan untuk energi.
Manfaat lain dari mengurangi karbohidrat adalah menurunkan kadar insulin, menyebabkan ginjal melepaskan sodium dan air berlebih,  untuk akhirnya mengurangi kembung dan berat air yang tidak dibutuhkan. Menurut para ahli diet, dengan mengurangi asupan karbohidrat, seseorang dapat menurunkan berat badan sebesar 4,5 kg pada minggu pertama. Penurunan berat badan ini melibatkan berat air dan lemak tubuh. Penelitian juga menyatakan bahwa diet rendah lemak dapat mengurangi nafsu makan, yang membuat Anda makan kalori dalam jumlah lebih sedikit.
  • Makan protein, lemak, dan sayuran rendah karbohidrat
Anda direkomendasikan untuk selalu makan sumber protein, lemak, dan sayuran rendah karbohidrat setiap waktu makan. Sederhananya, cobalah untuk makan 2 atau 3 kali setiap harinya. Apabila Anda merasa lapar di sore hari, tambahkan makanan ke 4. Mengatur pola makan dengan cara ini dapat membuat Anda mengurangi asupan karbohidrat sebesar 20 hingga 50 gram setiap harinya.
Protein
Bukti penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak protein dapat meningkatkan pembakaran kalori hingga 100 kalori setiap harinya. Beberapa sumber protein adalah ayam, sapi, babi, salmon, udang, telur, polong-polongan, dan kacang kedelai.
  • Sayur rendah karbohidrat
Jangan takut untuk mengisi piring Anda dengan sayuran rendah karbohidrat. Sayur-sayuran ini diperkaya dengan nutrisi dan Anda bisa mengonsumsinya dalam jumlah banyak tanpa perlu khawatir Anda mengonsumsi banyak karbohidrat. Beberapa sayuran rendah karbohidrat seperti brokoli, bunga kol, bayam, tomat, kale, kubis, dan mentimun.
  • Lemak sehat
Jangan takut makan lemak. Sumber makanan lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, dan mentega.
  • Olahraga angkat berat 3 kali setiap minggunya
Olahraga sesungguhnya tidak diwajibkan apabila Anda mengatur pola makan dengan cara ini. Namun, olahraga akan memberikan manfaat ekstra dengan cara membakar lebih banyak kalori dan mencegah metabolisme melambat, yang mana merupakan efek samping yang biasa ditemui saat seseorang kehilangan berat badan. Penelitian pada diet rendah lemak juga menunjukkan bahwa Anda masih tetap dapat membangun otot ketika kehilangan lemak tubuh dalam jumlah yang cukup signifikan. Cobalah untuk pergi ke gym tiga atau empat kali setiap minggunya dan lakukan latihan angkat beban.
Dengan mengatur pola makan dengan mengurangi karbohidrat dan lebih banyak makan protein serta melakukan banyak aktivitas atau olahraga, Anda bisa menurunkan berat badan secara lebih efektif dan cepat. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan diet atau pola makan di atas apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.