Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Pelatih Persik Takut Suporter Kecewa Jika Tidak Tampil Maksimal
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: Pelatih-Persik-Takut-Suporter-Kecewa-Jik...ksimal.jpg]

Berita bola terbaru, Senin 3 Agustus 2020 datang dari Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo. Dirinya khawatir suporter merasa kecewa jika timnya kurang maksimal di lanjutan Liga 1 musim ini. Sekitar dua bulan jelang kembalinya Liga 1 2020, Persik Kediri dihadapkan pada berbagai situasi sulit saat ini.

Tim yang dijuluki Laskar Joko Tingkir itu baru saja kehilangan salah satu gelandang energiknya, Paulo Sitanggang. Sang pemain memilih hijrah ke PSMS Medan di Liga 2. Masalah lain juga masih menghantui pihak manajemen Persik yang sampai saat ini belum kunjung menjelaskan persoalan renegosiasi kontrak.

Hal itu membuat para pemain hingga kini belum juga menyatakan sikap mereka terkait pengurangan gaji hingga 50 persen sesuai surat keputusan PSSI. Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, juga dihantui tentang kepuasan suporter. dirinya khawatir jika para suporter kurang bisa menerima seandainya Persik tak mampu tampil apik di lanjutan Liga 1 2020 nantinya.

"Kami semakin sulit menatap kompetisi," ucap Joko Susilo dilansir dari Tribun Jatim.

"Apa mau mengerti semua pendukung Persik dengan kondisi ini jika nanti Persik meraih hasil kurang maksimal, itu yang selalu ada di pikiran saya," katanya lagi.

"Karena tentu kami tidak ingin hanya sekadar mengikuti kompetisi saja, nama Besar Persik juga harus manggung," tambah pelatih asal Cepu, Jawa Tengah itu.

Persik juga berpotensi mengalami kekurangan amunisi jika para pemain memutuskan untuk tidak sepakat pada renegosiasi gaji dan akhirnya hengkang. Meskipun pihak manajemen berharap semua pemain tetap bisa bertahan di Persik Kediri meskipun gaji mereka telah dipotong nantinya.

"Renegosiasi kontrak bagaimana, kan juga belum jelas apakah terjadi kesepakatan pada semua pemain atau tidak, itu menjadi pemikiran saya semua," jelasnya.

Pandemi Covid-19 juga menghalangi pemain asing Laskar Joko Tingkir untuk kembali ke Indonesia. Jika situasi wabah ini masih terus berlanjut, bukan tidak mungkin Persik justru kehilangan para pemain asing mereka. Padahal, nantinya lanjutan Liga 1 2020 membuat masing-masing tim membutuhkan banyak pemain untuk menyiasati jadwal kompetisi yang sangat padat. 

Seperti diketahui, lanjutan Liga 1 2020 hanya berjalan selama lima bulan sejak 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. Melihat itu, maka setiap tim rata-rata harus melakoni dua laga dalam sepekan. Di sisi lain, PT LIB telah melarang adanya aktivitas transfer baik sebelum atau di tengah pelaksanaan Liga Indonesia, Shopee Liga 1 musim ini.

"Itu juga, makanya saya juga tidak tahu, termasuk pemain saya yang siap berapa, belum kumpul," jelas pelatih yang sudah mengantongi lisensi AFC Pro itu.

"Itu yang menjadi pemikiran saya, saya juga bingung mau melangkah bagaimana untuk persiapan." "Kalau misal sudah tahu pemain yang siap siapa saja, baru bisa, sekarang masih belum. Baru bisa bicara kalau semua pemain sudah kumpul," tandasnya.

Persik Kediri juga harus menerima kenyataan nantinya para suporter tidak boleh lagi datang ke stadion. Mereka disarankan melihat pertandingan lewat streaming ataupun live score terbaru yang disajikan. Agar tetap menjaga protokol kesehatan yang masih diberlakukan di Indonesia saat ini ditengah pandemi.