Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Kesalahan Fatal dalam Mempersiapkan Usia Pensiun
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: jepang-perpanjang-usia-pensiun-hingga-70...8x-VU5.jpg]



Sudah bukan rahasia umum ketika banyak orang terlihat mengalami penurunan kualitas hidup ketika memasuki usia pensiun. Alasannya kebanyakan karena pendapatan yang mereka peroleh tidak lagi sebesar ketika mereka masih berada di usia produktif. Bahkan untuk pekerja-pekerja informal yang tidak terikat di lembaga kerja, mereka menjadi tidak memiliki pendapatan ketika sudah tidak lagi bekerja. 

Kondisi penurunan kualitas hidup ini pastinya tidak menjadi keinginan siapapun, termasuk pula Anda. Untuk itu, persiapan yang matang perlu dilakukan supaya Anda bisa menjalani masa pensiun dengan sejahtera dan menyenangkan. Akan tetapi, Anda juga mesti tetap berhati-hati. Nyatanya banyak pihak yang sudah berupaya mempersiapkan masa pensiunnya, namun berakhir kegagalan karena salah langkah.

Sebenarnya kesalahan apa saja yang bisa terjadi dalam mempersiapkan masa pensiun yang sejatera? Berikut ini adalah beberapa kesalahan fatal yang baiknya Anda hindari jika tidak ingin terjebak dalam usia pensiun yang menyulitkan.
1.      Terlalu Boros
Saat ini mungkin pendapatan Anda terbilang tinggi. Anda tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan dasar, melainkan juga bisa melakukan berbagai transaksi di luar itu dengan nilai uang yang Anda peroleh tiap bulannya. Gaya hidup pun menjadi meningkat dan Anda kerap mengeluarkan banyak uang untuk belanja konsumtif. Anda pun lupa untuk menyisihkan uang untuk ditabung guna masa depan. Inilah awal kesalahan fatal yang akan membuat usia pensiun Anda menjadi sangat sengsara. Di satu sisi Anda sudah terbiasa hidup terlalu boros. Di sisi lain, Anda tidak tabungan untuk persiapan dana pensiun.
 
2.      Bekerja Terlalu Keras
Bekerja keras itu baik. Akan tetapi, bekerja terlalu keras justru berpotensi membuat usia pensiun Anda tidak bisa dinikmati. Pasalnya ketika bekerja terlalu keras dan tidak mengenal istirahat, risiko terserang penyakit-penyakit kronis di masa tua menjadi lebih besar. Jika benar Anda terkena penyakit nantinya, Anda bukan hanya tidak bisa menikmati aktivitas santai di usia pensiun. Anda juga memerlukan dana besar untuk biaya pengobatan.
 
3.      Malas Bayar Iuran Jaminan
Salah satu yang bisa membantu Anda bertahan di usia pensiun adalah dengan menjadi peserta jaminan pensiun di lembaga pemerintahan maupun swasta. Sayangnya, tidak semua orang mau membayar iuran untuk menjadi peserta program tersebut. Uang iuran untuk dana pensiun dinilai sebagai pemborosan dan hanya akan mengurangi pendapatan yang Anda terima tiap bulannya.
 
4.      Menunda Investasi
Anda masih termasuk pihak yang anti terhadap investasi sehingga terus menunda-nunda untuk memasukkan dana yang Anda punya dalam instrument investasi yang terpecaya. Alasan kebanyakan orang menunda investasi lebih ke arah takut berhadapan dengan risiko kehilangan uang. Padahal dengan investasi, Anda bisa menghindari pengurangan nilai mata uang akibat inflasi yang terus ada dari waktu ke waktu. Justru dengan investasi, nilai dana Anda bisa meningkat.
 
5.      Abaikan Masalah Kesehatan
Pengabaian terhadap masalah kesehatan adalah kesalahan fatal yang berpotensi besar membuat usia pensiun Anda berantakan. Pasalnya ketika Anda mengabaikan masalah kesehatan, Anda mesti bersiap-siap terkena berbagai penyakit yang membuat aktivitas Anda terganggu di masa tua. Ditambah lagi, penyakit-penyakit tersebut akan menggerogoti harta Anda karena umumnya orang-orang yang abai terhadap masalah kesehatan biasanya juga abai dengan asuransi. Asuransi kesehatan dinilai hanya pemborosan yang merugikan sebab dananya bisa hilang jika Anda tidak sakit.

Jangan sampai terjebak pada usia pensiun yang menyulitkan. Karena itu, hindarilah berbagai kesalahan yang bisa membuat masa pensiun Anda menjadi tidak menyenangkan. Mulailah untuk mempersiapkan masa pensiun yang lebih tenang dan nyaman dengan lebih berhati-hati mengambil langkah.