Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Pandemi Virus Corona Ratu Tisha Malah Mengundurkan Diri
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: Ratu-Tisha-Malah-Mengundurkan-Diri.jpghttp:]

Berita bola Indonesia, Selasa 14 April 2020 datang dari PSSI. Saat pandemi virus corona masih merajai Indonesia dan sepak bola tanah air. Berita hangat pun kembali tersaji setelah Ratu Tisha Destria secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI pada Senin, 13 April 2020. Dirinya sekarang ini fokus ke urusan lain dan tidak lagi berada dalam lingkugan sepak bola PSSI. Meskipun tidak jelas apa sebenarnya yang menjadi landasan Tisha meninggalkan jabatan yang telah dipegangnya selama tiga tahun lamanya.

"Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI. Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepak bola sejak 17 Juli 2017," ujar Ratu Tisha dalam pernyataan berita bola resmi.

Ratu Tisha juga mengatakan pengundurkan diri melalui akun Instagram pribadinya yang berisi voice over berdurasi 1 menit 45 detik tersebut. Dalam voice over itu terdengar, Ratu Tisha yang menceritakan awal dirinya mencitai sepak bola hingga pengalamannya selama menjadi Sekjen PSSI sejak Juli 2017 hingga 2020 ini.

Dirinya pun tidak lupa berpesan pada siapa saja pecinta sepak bola di tanah air agar tidak lelah mendukung sepak bola Indonesia selamanya. Dirinya pun berharap nantinya sepak bola Indonesia menjadi lebih maju lagi dari yang sekarang ini dengan saling bekerja sama.

“Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepak bola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar dan selalu ada jalan bagi yang tidak pernah lelah berusaha,”tulis Tisha di akun Instagram .tisha, Senin (13/4/2020).

“Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerja sama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepak bola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20,” kata Tisha.

“Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan stakeholder sepak bola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini,” tambah Tisha.

Dirinya pun mengatakan bukan karena virus corona dirinya meninggalkan PSSI. Saat ini  dirinya masih sangat mencintai sepak bola. Berhenti dari 
PSSI bukan karena sudah tidak suka dengan sepak bola melainkan sebaliknya. Hanya saja dia sudah merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke arah yang baru. 

“Hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepak bola.” “I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more,” kata Tisha menutup.