Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Penyesuaian barang dagang untuk bisnis kamu
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Sumber: Penyesuaian barang dagang untuk bisnis kamu

Penyesuaian barang dagang termasuk kedalam proses akuntansi. Dalam proses ini, Anda akan merapikan pencatatan dari segala sesuatu yang telah terjadi. Dengan begitu, Anda bisa melihat laporan akuntansi dengan lebih rapi.

Proses ini terjadi sebelum proses akhir jurnal akuntansi. Setiap perusahaan perlu mengetahui mengenai apa saja yang perlu dilakukan dalam membuat laporan yang rapi. Berikut penjelasan mengenai penyesuaian barang dagang.

Pengaruh penyesuaian barang dagang dalam laporan akuntansi

Laporan akuntansi wajib dilakukan oleh setiap perusahaan. Dalam pencatatannya, terdapat proses penyesuaian barang. Jurnal penyesuaian berfungsi untuk membuat laporan mengenai pendapatan dan pengeluaran dalam laporan aset dan laba rugi dan kewajiban dalam laporan neraca dengan nilai yang sebenar-benarnya.
Akun-akun yang berada dalam proses ini adalah biaya yang masih harus dibayar, pendapatan yang masih harus dibayar, pendapatan yang belum diakui dan biaya dibayar di muka. Persediaan barang dagang termasuk sebagai biaya yang dibayar dimuka dalam perusahaan dagang. Pencatatannya akan dicatat sebagai aset dan biaya akan dicatat setelah penjualan terjadi.
Di akhir, perusahaan akan melakukan stock opname. Laporan stock opname akan disesuaikan dengan nilai persediaan akhir dari laporan laba rugi. Jika ditemukan ketidak cocokkan maka, perusahaan akan kembali melakukan perhitungan sampai nilainya cocok.


Klasifikasi laporan penyesuaian barang dagang
Laporan penyesuaian barang dagang terbagi kedalam 2 jenis, perpetual dan periodik. Pemilihannya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Berikut penjelasan dari masing-masing laporan.
  1. Metode perpetual
    Dalam laporan dengan metode perpetual, segala transaksi yang terjadi akan selalu dicatat. Hal ini meliputi pemasukan, pengeluaran, persediaan barang, dan pengembalian barang. Metode perpetual memudahkan perusahaan dalam membuat laporan laba rugi dan neraca karena, pencatatan dilakukan secara berkala. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu melakukan stock opname pada barang yang tersisa. Barang-barang yang biasanya dicatat dalam laporan ini adalah barang-barang yang memiliki nilai jual yang tinggi serta mudah dicatat pemasukan dan pengeluarannya seperti mobil, peralatan rumah tangga, dan furniture.

  2. Metode periodik
    Laporan dengan metode periodik biasanya dilakukan dengan sederhana karena pencatatan penjualan dan pembelian dibedakan. Penghitungannya dilakukan dengan mendebet akun pembelian dan mengkredit utang atau akun kas. Perusahaan hanya mengetahui jumlah persediaan barang dagang di akhir periode dengan melakukan stock opname pada jumlah persediaan barang yang dimiliki. Barang-barang yang dicatat dalam laporan ini biasanya barang-barang dengan nilai jual yang murah tapi sering dijual.
    Sumber: Penyesuaian barang dagang untuk bisnis kamu
Kalo aku bilang sih seharusnya semua pemilik bisnis belajar dasar2 membaca neraca perusahaan. Dari sini nanti dia bisa tau mana2 aja area bisnis yg perlu diperhatikan dan diperbaiki.