Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Bahaya Syaraf Kejepit Apabila Tidak Diobati
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau dikenal dengan saraf kejepit penyebabnya sangat banyak. Mulai dari usia tua, kegemukan, otot lemah, mengangkat beban berat, gaya hidup sedenter, dan gerakan tertentu.

Masalah HNP ini lebih sering dialami oleh pria dibandingkan wanita.

Gejala utama saraf kejepit yaitu nyeri ataupun rasa tak nyaman pada area dimana bantalan tersebut terjepit.

Sebagian orang terkadang tidak menyadari bahwa ia mengalami saraf kejepit dan mengira hanya nyeri punggung biasa.

Saraf kejepit apabila tidak langsung diobati bisa menyebabkan banyak komplikasi kesehatan. Yang paling parah yaitu kerusakan saraf permanen karena bantalan yang menonjol akan terus-terusan menekan atau menjepit saraf hingga lama-kelamaan menghentikan impuls saraf dibeberapa area yang terdampak.

Komplikasi jangka panjang lainnya disebut saddle anesthesia. Bantalan yang menonjol menekan saraf dan membuat kehilangan sensasi di area paha dalam, belakang kaki, dan sekitaran rektum.

Dokter yang akrab disapa dr. Ryu menyebutkan bahwa saraf kejepit bisa terjadi diruas manapun ditulang belakang, namun yang lebih umum dikeluhkan yaitu bagian lumbal (pinggang), cervical (leher), dan thoracal (dada).

Punya masalah dengan syaraf? Atasi sekarang juga menggunakan Obat Syaraf Kejepit
saraf kejepit yang paling sering ditemui emang di daerah tulang belakang daerah pinggang. mungkin karena sering ngangkat barang berat kali ya