Forum Diskusi dan Komunitas Online

Full Version: Penjelasan Lengkap Sejarah Bola Voli
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
[Image: volleyball-image28.jpg]
Bola voli ialah olahraga yang dilakukan dengan dua klub yang saling bermusuhan. Setiap klub hanya mempunyai 6 orang dalam sebuah pertandingan dan bisa digantikan oleh pemain cadangan seandainya pemain utama mengalami cidera. Pada olahraga ini tumpuan utamanya ialah pada kekuatan kedua tangan, tinggi lompatan dan kekuatan kaki.

Permainan ini memakai kedua tangan boleh juga menggunakan kaki ketika yang dibutuhkan. Ukuran lapangan bola voli mempunyai ukuran panjang 18 meter dan lebar 9 meter. Jarak garis batas menyerang untuk pemain belakang ialah 3 meter ditentukan dari garis bagian tengah atau posisi sama dengan net. Garis tepi lapangan memiliki ukuran 5 cm.

Bola voli mempunyai lingkaran keliling antara 65 sampai 67 centi meter. dan beratnya kurang lebih 260 hingga 280 gram. Bola harus mempunyai udara di dalamnya yaitu antara 4,26 sampai 4,61 psi. Ukuran tinggi jarring putra yaitu 2,43 m dan untuk ukuran net pertandingan putri ialah 2,24 m. Peraturan poin pada olahraga ini adalah dengan menentukan jumlah banyak skor yang diperoleh dari bola yang memasuki di dalam wilayah lapangan lawan, tetapi apabila bola keluar dari wilayah lawan maka musuh akan memperoleh nilai.

Permainan bola voli dibawahi oleh FIVB (Federation Internationale de Volleyball) dibuat pada tahun 1948 sebagai induk organisasi international yang mempunyai anggota 15 negara. Sedangakan bila di Indonesia dibawahi langsung oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

Sejarah Permainan Bola Voli
Olahraga bola voli pada saat pertama kali diciptakan dan diberi nama dengan Mintonette. Olahraga bola voli awalnya diciptakan oleh William G. Morgan yang lahir pada tahun 1870 di Lockport, New York. Disaat itu Morgan berprofesi sebagai seorang guru pendidikan fisik (Director of Phsycal Education) tepatnya pada tahun 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts USA.

Inspirasi muncul pada saat Morgan berjumpa dengan James Naismith, dia ialah Pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861. Saat itu terciptalah olahraga baru dengan nama Mintonette. Morgan merupakan alumni dari Springfield College of YMCA dan selama hidupnya Morgan selalu mengabdikan diri sebagai guru pendidikan jasmani. Ia membuat permainan ini kira-kira membutuhkan waktu selama 4 tahun dengan melakukan campuran dari aneka macam permaianan.
Olahraga Mintonette merupakan kompilasi dari 4 jenis olahraga yang selanjutnya dibuat jadi satu permaianan. Campuran dari empat olahraga tersebut adalah
  • Olahraga bola basket
  • Permainan baseball
  • Olahraga tenis
  • Olahraga bola tangan (handball).
Perubahan Nama Mintonette menjadi Volley Ball (Bola voli).
Perubahan nama dilakukan pada tahun 1896, ketika terjadi demonstrasi pertandingan pertama kalinya di International YMCA Training School. Pada waktu itu Director of the Professional Physical Education Training School yang bernama Dr. Luther Halsey Gulick mengirimkan pesan panggilan kepada morgan terkait dengan olahraga yang sudah ia buat lalu akan dipresentasikan atau diperagakan di lapangan kampus yang baru.

Universitas YMCA menjadi tempat dimana dilakukan sebuah pertemuan yang dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan kesehatan fisik. Ketika itu Morgan menggunakan kesempatan tersebut dengan membawa dua klub, dimana setiap regu mempunyai lima orang pemain. kemudian morgan menjelaskan olahraga ini bisa dimainkan di dalam gedung olahraga (indoor) ataupun di luar ruangan (outdoor) dengan cukup leluasa. Ketika itu juga Morgan menjelaskan olahraga ini bisa dilakukan oleh banyak orang tidak mepunyai batasan jumlah orang yang menjadi standar. Permaianan ini dimainkan bertujuan mengusahakan bola agar bergerak melewati jarring ke wilayah lawan.

Sejarah Olahraga Bola Voli di Indonesia.
Masuknya olahraga bola voli dimulai pada saat zaman penjajahan belanda lewat rute perniagaan sekitar tahun 1928. Pertumbuhan olahraga bola voli sangatlah cepat di Indonesia, hal tersebut dikarenakan minat masyarakat terhadap olahraga begitu besar. Oleh sebab itu permainan bola voli masuk dalam pertandingan pekan olahraga nasional (PON) ke dua pada tahun 1952 yang dilaksanakan di kota Jakarta. Hingga saat ini bola voli termasuk cabang olahraga formal yang selalu diadakan disetiap kompetisi di Indonesia.

Pusat organisasi yang terdapat di Indonesia adalah persatuan bola voli seluruh indonesia (PBVSI) dibuat pada tanggal 22 Januari 1955. Dan yang menjabat sebagai ketuanya adalah W. J. Latumenten. Berikutnya setelah berdirinya pusat organisasi indonesia, maka awal mula diselenggarakan suatu kongres dan kejuaraan nasional yaitu pada tanggal 28 hingga 30 Mei 1955 yang diadakan di Jakarta.