Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Thread Modes
Waspadai Varises; Penyakit Jantung dan Kematian Mendadak Mengintai
#1
Apa yang ada di pikiran Anda ketika mendengar varises? Mungkin, sebagian orang akan menjawab pertanyaan itu dengan kondisi di mana terdapat tonjolan berkelok-kelok di sekitar kaki. Ya, jawaban itu tidak salah. Karena memang seperti itulah wujud dari varises. Namun, apakah banyak yang tahu jika varises bisa berubah menjadi sesuatu yang amat membahayakan?

Kalau Anda berpikiran bahwa varises adalah penyakit yang sepele, Anda harus waspada. Pasalnya, varises tak sekadar “mengganggu” penampilan—utamanya kaki. Lebih jauh dari itu, dampak dari varises bisa sangat serius; kematian mendadak.

Hal ini diungkap oleh seorang dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular asal Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Varises atau varicosities merupakan gangguan yang terjadi ketika pembuluh darah vena membesar, melebar, dan terdapat penumpukan darah. Apabila Anda menderita varises, biasanya akan terlihat  bengkak dan timbul pembuluh darah yang berwarna ungu kebiruan atau merah serta terasa menyakitkan.

Pembuluh darah yang rusak dan berkelok-kelok berpotensi membuat aliran darah di dalamnya tidak normal hingga mudah terbentuk gumpalan darah. Nah, gumpalan darah itu bisa terbawa oleh aliran darah ke tempat lain, termasuk ke pembuluh paru-paru dan menyumbat di sana atau yang disebut pulmonary embolism. Jika itu terjadi, risiko terjadinya kematian mendadak sangat tinggi, terang dokter yang akrab disapa Niko tersebut.

Oleh karenanya, dokter Niko mengatakan bahwa varises sama sekali tak boleh diabaikan. Dia amat menekankan kepada masyarakat Indonesia agar lebih waspada terhadap varises. Dokter Niko berefleksi dari masyarakat di negara-negara maju yang telah lebih peduli dengan varises. Di sana, katanya lagi, sudah amat jarang ditemui orang dengan varises tingkat lanjut. Sebab, di negara-negara maju, ketika gejala awal varises timbul, mereka langsung memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan penanganan yang memadai sehingga risiko kematian mendadak bisa dicegah dengan efektif.

Selain itu, varises juga menjadi penyebab lain dari meningkatnya risiko serangan jantung. Seorang dokter lain yang juga ahli di bidang penyakit kardiovaskuar, Achmad Faisal, menerangkan bahwa varises membuat peningkatan rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan pada pembuluh darah. Kondisi itu menyebabkan peredaran darah melambat, aliran darah ke jantung berkurang, sehingga paru-paru terganggu, memicu sesak nafas, serta gagal jantung.

Varises sendiri, masih menurut dr. Achmad, termasuk masalah progresif, artinya ia tidak akan hilang dengan sendirinya. Tak ada krim atau obat-obatan yang dapat menyembuhkan secara total. Untuk mengobatinya, dokter perlu melakukan tindakan medis berupa injeksi skleroterapi, mini phlebectomy, atau laser.

Injeksi skleroterapi dilakukan dengan menyuntikkan cairan sklerotik (aetoxysclerol) ke dalam vena. Cairan ini akan mengiritasi lapisan dinding vena dan menyebabkan dinding pembuluh darah lengket satu sama lain. Dampaknya vena akan menutup permanen dan varises menghilang dalam waktu satu hingga tiga bulan.

Metode kedua, mini phlebectomy, dilakukan dengan cara membuat tusukan kecil atau sayatan langsung di atas varises. Setelahnya dilakukan kompresi dengan memakai stocking guna mengurangi tekanan pembuluh darah dan kemungkinan bekuan darah terbentuk. Terakhir, laser endovenous sebagai tindakan yang terbukti paling efektif dan aman. Cara kerjanya sama seperti injeksi skleroterapi hanya saja alatnya menggunakan laser.

Supaya tidak terkena varises, sebetulnya Anda dapat melakukan pencegahan, yakni dengan tetap menjaga berat badan ideal karena salah satu faktor varises terkait obesitas. Hindari menyilangkan kaki saat duduk sebab membuat aliran darah jadi terganggu. Rutin berolahraga dan menguatkan otot kaki.

Jika harus berdiri lama pindahkan beban dari satu kaki ke kaki lainnya setiap beberapa menit. Jangan lupa merengangkan kaki secara rutin karena dengan banyak gerak otot kaki akan memompa vena agar aliran ke jantung lancar. Anda juga perlu menghindari pemakaian celana terlalu ketat dan sepatu hak tinggi, kalau perlu imbangi dengan memakai stocking. Terakhir jangan lupa konsumsi makanan tinggi vitamin dan serat karena serat membantu untuk menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol.
Nah, setelah mengetahui bahaya yang mengintai di balik varises, ada baiknya Anda mulai berhati-hati. Tak ada salahnya mencari pertolongan sejak dini ketika Anda mulai menyadari bahwa ada varises di dalam diri Anda.
Jangan pernah segan atau sungkan mendatangi tenaga medis ketika Anda terserang varises. Sebab, penanganan yang terpat dan cepat, mungkin saja bisa menyelamatkan Anda dari kondisi lanjutan yang bisa membahayakan nyawa Anda. Selain itu, mulailah menjalankan gaya hidup sehat. Karena orang bijak pernah berkata, jauh lebih baik mencegah sesuatu ketimbang harus mengobatinya.

Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

             Quick Links

             User Links

             Support by

  • Ngalih.id