Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Persatuan Indonesia (Refleksi Hari Kemerdekaan)
#1
Kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah, kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penederitaaan, kesengsaraan, kemiskinan dan kebodohan. Penjajah juga menciptakan perpecahan dalam diri bangsa Indonesia. Politik Devide et impera. Dengan adanya politik ini orang-orang Indonesia justru melawan bangsanya sendiri. Dalam setiap perjuangan melawan penjajah selalu ada pahlawan, tetapi juga ada pengkhianat bangsa.

Kita pernah memiliki wilayah yang terpisah-pisah, secara historis wilayah Indonesia adalah wialayah bekas jajahan Belanda . Wilayah Hindia Belanda ini masih terpisah-pisah berdasarkan ketentuan Ordonansi 1939 dimana laut territorial Hindia Belanda adalah sejauh 3 (tiga) mil. Dengan adanya ordonansi tersebut , laut atau perairan yang ada diluar 3 mil tersebut merupakan lautan bebas dan berlaku sebagai perairan internasional. Sebagai bangsa yang terpecah-pecah dan terjajah, hal ini jelas merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia.Keadaan tersebut tidak mendudkung kita dalam mewujudkan  bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat.Untuk bisa keluar dari keadaan tersebut kita membutuhkan semangat kebangsaan yang melahirkan visi bangsa yang bersatu.

Upaya untuk mewujudkan wilayah Indonesia sebagai wilayah yang utuh tidak lagi terpisah baru terjadi 12 tahun kemudian setelah Indonesia merdeka yaitu ketika Perdana Menteri Djuanda mengeluarkan pernyataan yang selanjutnya disebut sebagai Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957. Isi pokok dari deklarasi tersebut menyatakan bahwa laut territorial Indonesia tidak lagi sejauh 3 mili melainkan selebar 12 mil dan secara resmi menggantikam Ordonansi 1939.  Keluarnya Deklarasi Djuanda melahirkan konsepsi wawasan Nusantara dimana laut tidak lagi sebagai pemisah, tetapi sebagai penghubung.

Dari segi geografis dan Sosial Budaya, Indonesia merupakan negara bangsa dengan wilayah dan posisi yang unik serta bangsa yang heterogen. Keunikan wilayah dan dan heterogenitas menjadikan bangsa Indonesia perlu memiliki visi menjadi bangsa yang satu dan
utuh .

Prinsip geopolitik bahwa bangsa Indonesia memanndang wikayahnya sebagai ruang hidupnya namun bangsa Indonesia tidak ada semangat untuk memperluas wilayah sebagai ruang hidup (lebensraum). Salah satu kepentingan nasional Indonesia adalah bangaimanan menjadikan
bangsa dan wilayah negara Indonesia senantiasa satu dan utuh.

Mari kita jaga keutuhan dan persatuan NKRI.

- DIRGAHAYU ke-73 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA -
Reply
#2
Semoga Bangsa yang besar ini, bisa menjadi Raksasa di berbagai sektor, agar tidak lagi dipandang sebelah mata oleh Bangsa lainnya.
Dirgahayu Indonesiaku
Reply
#3
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi sejarah dan kebudayaannya. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki budaya dan tradisi turun temurun untuk saling bergotong royong, saling bahu membahu. Karena pada dasar kemajuan hanya akan tercipta ketika masyarakat dan pemerintahnya bisa saling bersatu padu membangun bangsa ini. Sederhananya, jangan tanyakan apa yang diberikan bangsa ini pada kita, tapi mari kita pertanyakan pada diri kita sendiri, apa yang telah kita berikan untuk bangsa ini?

- DIRGAHAYU ke-73 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA -
Reply
#4
♥ M E R D E K A ♥

Jaga terus persatuan dan keutuhan NKRI

Bersatu kita teguh, bercerai berai kita runtuh
kami menyediakan mesin digital printing | mesin printing kain dan mesin lainnya, silahkan kunjungi website kami untuk info lebih lanjut
Reply




Users browsing this thread: 3 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by