Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pemeriksaan Hematokrit, Pengecekan Kadar Sel Darah Merah di Dalam Tubuh
#1
Persentase jumlah sel darah merah dalam tubuh seseorang disebut dengan hematokrit. Sel darah merah memiliki peran penting bagi tubuh, yakni memiliki fungsi mengedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Jika jumlah sel darah di dalam tubuh mengalami kenaikan atau penurunan, maka bisa jadi ini menjadi tanda bahwa kondisi tubuh sedang tidak baik. Bisa saja tubuh sedang mengalami anemia, dehidrasi, kekurangan zat besi, dan lainnya. Untuk memastikan kadar sel darah merah di dalam tubuh dapat dilakukan dengan pemeriksaan hematokrit.


[Image: 4878-20200115-Penyakit-Jika-Kadar-Hemato...el-dar.jpg]



Pemeriksaan ini disebut juga dengan tes volume darah atau packed-cell volume (PCV). Prosedur ini terkadang membuat pasien merasa tidak nyaman. Pada beberapa orang juga mungkin akan merasa lemas atau pusing saat atau setelah pengambilan sampel.


Kenapa Pemeriksaan Hematokrit Diperlukan?

Sel darah memiliki peran penting bagi tubuh, sehingga kadar persentasenya di dalam tubuh juga harus diperhatikan dengan baik. Jika jumlah sel darah merah tidak dalam jumlah yang cukup atau berlebih, dikhawatirkan kondisi tubuh sedang terganggu. Pemeriksaan hematokrit ini dapat membantu dokter untuk melakukan diagnosis pada kondisi tubuh dan merekomendasikan pengobatan yang tepat.

Hematokrit yang rendah atau tinggi dapat menjadi alasan gangguan pada kesehatan tubuh. Berikut penyebab dari kadar hematokrit yang tidak normal di dalam tubuh:

1. Hematokrit rendah
Penyebab dari hematokrit rendah biasanya karena tubuh pasien sedang mengalami beberapa penyakit, seperti limfoma, peradangan kronis, leukemia, gagal ginjal, dan anemia. 
Selain itu, ketika tubuh sedang kehilangan darah dan kekurangan vitamin atau mineral, maka kadar sel darah merah di dalam tubuh juga akan menjadi rendah.
Anemia adalah alasan paling sering kenapa seseorang menjalani pemeriksaan hematokrit. Gejala dari anemia itu sendiri adalah seperti lelah, sakit kepala, tangan dan kaki dingin, lemas, sesak napas, nyeri dada, dan kehilangan kesadaran.

2. Hematokrit tinggi
Kadar hematokrit yang tinggi dapat disebabkan karena beberapa penyakit seperti tumor ginjal, penyakit jantung bawaan, demam berdarah, gangguan pada paru-paru, dan polisitemia vera (kondisi dimana sel darah yang dihasilkan tubuh berlebihan). Dehidrasi juga dapat menjadi penyebab kadar hematokrit tinggi di dalam tubuh.

Seperti Apa Prosedur Pemeriksaan Hematokrit?

Pemeriksaan hematokrit dilakukan dengan prosedur sebagai berikut:


[font=Arial]1. Pengambilan sampel darah pada pasien[/font]

Tes hematokrit dapat dilakukan dengan sampel darah pasien. Tenaga medis akan mengambil sampel darah dengan langkah sebagai berikut:
  • [font=Arial]Area pengambilan darah dibersihkan terlebih dahulu dengan larutan antiseptik[/font]
  • [font=Arial]Area pengambilan darah biasanya dilakukan pada lengan yang diikat dengan tali elastis. Ini bertujuan agar darah dapat terkumpul dan pembuluh darah vena di lengan mudah ditemukan[/font]
  • [font=Arial]Darah diambil dengan jarum suntik steril melalui pembuluh darah vena[/font]
  • [font=Arial]Darah dikumpulkan pada tabung khusus dan kemudian menjadi sampel darah pasien[/font]

[font=Arial]2. Pengecekan sampel[/font]

Setelah sampel didapatkan, maka sampel tersebut akan dikirimkan ke laboratorium untuk analisa lebih lanjut. 


Bagaimana Cara Membaca Hasil Pemeriksaan Hematokrit?

Hasil dari pemeriksaan hematokrit akan ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil pemeriksaan akan bervariasi dan untuk hasil normal dari tes ini adalah sebagai berikut:
  • [font=Arial]Bayi baru lahir, 55%–68%[/font]
  • [font=Arial]Usia 1 minggu, 47%–65%[/font]
  • [font=Arial]Usia 1 bulan, 37%–49%[/font]
  • [font=Arial]Usia 3 bulan, 30%–36%[/font]
  • [font=Arial]Usia 1 tahun, 29%–41%[/font]
  • [font=Arial]Usia 10 tahun, 36%–40%[/font]
  • [font=Arial]Pria dewasa, 42%–54%[/font]
  • [font=Arial]Wanita dewasa, 38%–46%[/font]
Jika hasil pemeriksaan hematokrit menunjukkan persentase yang tidak normal, hal ini dapat menjadi tanda bahwa adanya kondisi medis tertentu pada tubuh. Segera konsultasikan kepada dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by