Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mencegah Hipomagnesemia dengan Suplemen, Apa Bisa?
#1
[Image: hipomagnesemia.jpg]


[font="Times New Roman", serif]Kondisi medis lantaran dipicu kurangnya kadar magnesium di dalam darah disebut hipomagnesemia. Kondisi itu bisa dianggap sepele lantaran mungkin tidak atau belum menunjukkan gejala yang berarti. Akan tetapi jika terus dibiarkan, kondisi ini bisa berujung serius dan mematikan.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Kadar magnesium normal seseorang ada di kisaran angka 1.8 hingga 2.2 miligram per desiliter darah. Artinya, mereka yang memiliki kadar magnesium di bawah standar itu dipastikan menderita hipomagnesemia.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Jika masih dapat ditolerir atau masih tahap awal, banyak penderita hipomagnesemia mengeluhkan mual dan muntah, merasa kelelahan, kram otot, hingga kekurangan nafsu makan. Kondisi itu dapat terus bertambah buruk seiring semakin kurangnya kadar magnesium di dalam darahnya.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Dokter mungkin akan menyarankan seseorang yang mengalami hipomagnesemia untuk memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak magnesium, seperti gandum, kacang-kacangan, ikan, pisang, hingga sayuran hijau. Namun, kadang bahan makanan itu tak cukup untuk mengangkat kadar magnesium dalam darah yang kadung terpuruk.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Berangkat dari situlah beberapa produsen suplemen memproduksi beragam bentuk suplemen untuk meningkatkan kadar magnesium seseorang. Akan tetapi muncul sebuah pertanyaan baru, apakah mengonsumsi suplemen benar-benar efektif untuk mengatasi hipomagnesemia?[/font]
[font="Times New Roman", serif]Dalam rangka menjawab pertanyaan itu, berikut paparan lebih jauh mengenai seluk-beluk suplemen magnesium:[/font]
·        [font="Times New Roman", serif]Efek yang Didapatkan dari Suplemen Magnesium[/font]
[font="Times New Roman", serif]Suplemen magnesium adalah bahan ektraksi yang dibuat khusus untuk menambah kadar magnesium dalam tubuh. Bahan baku yang digunakan beragam, kendati biasanya berasal dari bahan-bahan alami. Namun, bukan berarti komponen sistetis sama sekali tidak digunakan di sini. Jadi, sebaiknya Anda selektif dalam memilih suplemen berdasarkan kandungannya. Ini berkait erat dengan efek yang mungkin Anda dapatkan.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Setelah mengonsumsi suplemen magnesium, seseorang mungkin akan mengalami lonjakan peningkatan aktivitas lebih dari 300 enzim di dalam tubuhnya. Enzim ini berperan untuk menyerap serta memecah nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Selain itu, magnesium yang didapatkan tubuh dari suplemen tersebut akan bekerja untuk mereleksasi otot dengan cara transmisi pada saraf-saraf mereka. Dengan lonjakan magnesium tersebut tekanan osmosis di dalam sel serta keseimbangan asam dan basa dalam tubuh senantiasa dapat terjaga. Mengonsumsi suplemen magnesium mungkin akan membuat seseorang terhindar dari beberapa gejala hipomagnesemia.[/font]
·        [font="Times New Roman", serif]Efektivitas Suplemen Magnesium[/font]
[font="Times New Roman", serif]Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 130 orang penderita migrain yang mengonsumsi suplemen mengandung magnesium, mengalami pengurangan frekuensi migrain lebih sedikit selama studi 3 bulan.  Penelitian lain mencatat bahwa penambahan suplemen magnesium meningkatkan gejala depresi pada 112 orang dewasa dan mendapatkan manfaat nyata setelah mengonsumsinya selama 2 minggu.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Sebenarnya suplemen magnesium diperbolehkan dikonsumsi setiap saat sepanjang hari selama Anda bisa menggunakannya secara konsisten. Bagi sebagian orang, mungkin akan mengonsumsi suplemen ini di pagi hari, sementara ada pula yang meminumnya saat makan malam atau sebelum tidur untuk mendapatkan fungsi terbaiknya. Kapan pun itu, yang paling penting adalah mengatur jadwal dan memastikan Anda mendapatkan dosis harian.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Jadi, manfaat magnesium dikaitkan dengan penggunaannya jangka panjang. Suplemen ini bisa dikonsumsi kapan saja sepanjang hari tergantung efektivitasnya pada masing-masing individu.[/font]
·        [font="Times New Roman", serif]Saran Konsumsi[/font]
[font="Times New Roman", serif]Walaupun suplemen magnesium umumnya dapat ditoleransi dengan baik, tetapi seringkali produk ini dikaitkan dengan beberapa efek samping penggunaan, seperti diare, mual, dan muntah. Jika Anda kebetulan mengalami salah satu efek samping tersebut, maka mengonsumsi suplemen magnesium dengan makanan dapat membantu mencegahnya. [/font]
·        [font="Times New Roman", serif]Interaksi dengan Obat Lain[/font]
[font="Times New Roman", serif]Konsumsi suplemen magnesium mungkin akan mengganggu fungsi beberapa obat lain seperti mengurangi efektivitasnya jika digunakan secara bersamaan. Bahkan, obat lain juga akan meningkatkan ekskresi magnesium melalui urin yang berpotensi mengurangi kadar magnesium dalam tubuh. Hal tersebut tentu akan memicu tubuh Anda kekurangan mineral ini dan terjadi kondisi hipomagnesemia.[/font]
[font="Times New Roman", serif]Oleh karena itu, perhatikan aturan pakai suplemen magnesium jika sedang mengonsumsi obat lain. Sebagai contoh, antibiotik harus diminum setidaknya 2-4 jam sebelum atau 4-6 jam setelah mengonsumsi suplemen magnesium supaya sama-sama berfungsi optimal.[/font]
[font="Times New Roman", serif]***[/font]
[font="Times New Roman", serif]Itulah beberapa penjelasan mengenai suplemen magnesium. Adapun dampak dan manfaatnya mungkin berbeda-beda bagi tiap orang. Namun, yang pasti, sebelum mengonsumsi untuk keperluan mengatasi hipomagnesemia, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.[/font]


Attached Files Thumbnail(s)
   
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by