Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Manfaat Oyong dan Makanan Lain Dalam Atasi Anemia
#1
Anemia merupakan sebuah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin menurun di dalam darah. Kata anemia berasal dari “mia” yang berarti darah, dan kurangnya sel darah merah. Ada beberapa jenis anemia, dengan yang paling umum dijumpai adalah anema yang disebabkan oleh defisiensi zat besi di dalam tubuh. Untuk mengatasi anemia, Anda perlu mengonsumsi makanan sehat dan seimbang yang mengandung banyak zat besi, misalnya seperti sayuran hijau seperti manfaat oyong dan daging tanpa lemak. Bukan hal yang mengherankan apabila salah satu manfaat oyong yang terkenal adalah kemampuannya dalam mengatasi anemia. 

Anemia terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah. Dalam beberapa kasus, tubuh tidak memproduksi sel-sel tersebut dalam jumlah yang cukup. Dalam kasus lain, anemia disebabkan karena gangguan kesehatan tertentu, seperti penyakit yang merusak sel darah merah. Pendarahan juga dapat menyebabkan anemia. Seseorang dengan anemia bisa mendapatkan manfaat kesehatan dengan menambahkan makanan kaya zat besi, seperti manfaat oyong. Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa jenis makanan dapat membantu tubuh menyerap zat besi, namun ada pula makanan yang dapat menghambat proses tersebut dan membuat anemia menjadi semakin buruk.
Penyebab anemia
Anemia dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurangnya zat besi dalam diet Anda, menstruasi berat, dan kurangnya folat serta vitamin B12 di dalam diet. Pendarahan pada lambung dan usus juga dapat menyebabkan anemia. Jenis pendarahan ini biasanya merupakan efek samping dari obat anti peradangan non-steroid (NSAID), atau juga dapat disebabkan oleh maag, ambeien, pembengkakan pada usus besar atau kerongkongan, dan kanker jenis tertentu.
Ibu hamil juga memiliki risiko yang lebih tinggi menderita anemia akibat defisiensi zat besi, yang terjadi ketika level zat besi sangat rendah. Dalam kasus ini, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk meminum suplemen zat besi. Rekomendasi asupan harian zat besi tergantung pada jenis kelamin dan umur seseorang. Bayi di bawah usia 6 bulan hanya membutuhkan 0,27 mg zat besi per hari, sementara pria usia 19 hingga 50 tahun membutuhkan 8 mg per hari. Di sisi lain, wanita dengan usia yang sama membutuhkan 18 mg zat besi per hari. Pada masa kehamilan, ibu hamil perlu meningkatkan asupan zat besi sebesar 27 mg. Orang-orang dengan anemia defisiensi zat besi perlu meningkatkan asupan zat besi sebesar 150 hingga 200 mg per hari.
Makanan kaya zat besi
Banyak makanan mengandung zat besi yang tinggi, seperti sayur oyong. Dengan mengonsumsi sayuran hijau tersebut, Anda bisa mendapatkan manfaat oyong dalam mengatasi anemia. Selain oyong, buah dan sayuran yang kaya zat besi di antaranya adalah bayam, kale, sawi, sayuran dandelion, buah sitrus, paprika merah dan kuning, serta brokoli. Akan tetapi, beberapa sayuran daun gelap juga mengandung oksalat, yang dapat menganggu penyerapaan zat besi. Alih-alih hanya mengandalkan sayuran untuk mendapatkan asupan zat besi mereka, seseorang perlu mendapatkan zat besi dari sumber yang beragam, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, daging dan ikan, produk susu seperti yogurt dan keju, serta polong-polongan.
Anda bisa mendapatkan manfaat oyong dan makanan lain dalam mencegah anemia. Namun, ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari karena makanan ini dapat mengganggu penyerapan zat besi, seperti teh dan kopi, sereal gandum utuh, makanan yang mengandung tannin seperti jagung dan anggur, serta makanan yang mengandung gluten tinggi seperti pasta dan oats.
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by