Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Komplikasi atau Gejala Lanjutan Setelah Menderita Fraktur Colles
#1
[Image: mengenal-penyebab-fraktur-colles-patah-t...587897.jpg]
Tulang merupakan penopang tubuh manusia. Keberadaannya memungkinkan tubuh mampu bertahan di posisinya, melakukan berbagai aktivitas, dan lain sebagainya. Namun, tulang rentan mengalami masalah. Apalagi pada tulang-tulang yang memang rawan seperti radius distal atau pergelangan tangan. Salah satu masalah yang terjadi di bagian itu adalah fraktur colles.
Fraktur colles dapat dipahami secara sederhana sebagai suatu kondisi di mana distal atau bagian di sekitar pergelangan tangan mengalami retak atau patah. Fraktur colles menyebabkan tulang radius menonjol ke arah belakang (dorsal) dari posisi normal. Akibatnya, bagian punggung tangan Anda akan tampak terangkat.
Namun, kondisi keparahan atau pergelangan tangan seseorang yang terkena fraktur colles akan berbeda-beda sesuai dengan tingkatan atau jenis patahnya. Secara umum, si penderita akan merasakan nyeri terutama saat meregangkan pergelangan tangan, bengkak, dan memar.
Pada kondisi tertentu, utamanya ketika jenis frakturnya terbuka, penderita juga akan mengalami pendarahan lantaran terjadi sobekan di kulitnya. Sementara itu, untuk mengatasi fraktur colles, dunia medis telah memiliki prosedur dan metode penanganan yang tetap. Ada penanganan non-bedah atau operasi, penanganan dengan operasi, serta terapi medis atau fisioterapi.
Adapun penanganan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi atau tingkat keparahan fraktur colles yang diderita oleh pasien. Jika hanya patah tulang ringan, dokter akan memasang gips pada pergelangan tangan Anda dan membiarkannya pulih.
Sebelumnya, tulang mungkin perlu diluruskan jika fraktur menyebabkan pergeseran. Dalam sebagian besar kasus, gips dilepas setelah beberapa minggu. Operasi dilakukan untuk meluruskan dan menyatukan kembali tulang menggunakan pin logam atau dengan menanam pelat ke dalam tulang. Kemudian, bagian atas dan bawahnya dikunci dengan sekrup agar tulang tetap berada pada tempatnya. 
Baru kemudian, setelah operasi, tangan Anda akan dipasang gips agar mengurangi rasa sakit dan mempercepat pemulihan. Sementara terapi fisik dapat membantu membangun kembali kekuatan di pergelangan tangan dan mengembalikan rentang gerak yang normal.
Masalahnya, semua upaya penanganan itu masih memungkinkan meninggalkan cela. Beberapa komplikasi setelah mengalami fraktur colles ini mungkin akan diderita oleh eks pasien. Di antaranya:
·      Perubahan Struktur Tulang
Bentuk dan struktur tulang yang mengalami fraktur colles dapat mengalami perubahan dan membatasi gerak tulang ketika digerakkan. Penderita akan merasakan rasa nyeri dengan bentuk tulang yang tidak sempurna atau asimetris (ada penonjolan atau ukuran yang menjadi lebih pendek).
·      Redislokasi Tulang
Yaitu ketika tubuh terhantam pada benda yang keras saat terjatuh maka sendi ikut cedera dan mengalami penggeseran hingga keluar dari posisi normalnya pada sendi. Kondisi ini menyebabkan rentan terjadi keretakan, kerapuhan, dan mudah patah.
·      Trauma Saraf
Saraf-saraf ulnaris dan medianus di sekitar lokasi cedera mengalami trauma dan menjadi lebih sensitif (terasa nyeri dan ngilu) terhadap gesekan dan sentuhan. Kondisi ini akan sangat menyiksa jika penderita fraktur colles memiliki penyakit rematik atau gejala osteoporosis.
·      Kerusakan Tendon
Tendon mengalami kerusakan sehingga mempengaruhi jaringan di sekitarnya, termasuk kondisi tulang yang rentan mengalami fraktur colles.  Fungsi tendon sangat berhubungan dengan tulang karena keberadaan tendon merupakan organ halus yang mendukung pergerakan dari tulang agar seseorang dapat melakukan aktivitas dengan gerakan tanpa batas.
·      Kehilangan Kekuatan
Mengalami kelelahan otot ketika tulang digunakan untuk beraktivitas berat atau kegiatan yang mengandalkan kekuatan tangan misalnya mengangkat beban yang berulang setiap hari.
·      Gangguan Tidur
Muncul masalah arthhrosis dan rasa nyeri yang berkepanjangan pada area tulang yang terkena fraktur colles sehingga menyebabkan seseorang terserang penyakit insomnia akibat rasa nyeri yang selalu muncul pada malam hari.
Beberapa kemungkinan komplikasi dari fraktur colles di atas bisa terjadi, bisa juga tidak. Semuanya tergantung dengan beberapa faktor terkait. Mulai dari keparahan terjadinya fraktur, hingga metode penanganan dan pengobatan pun cukup memiliki andil. Jadi jangan sungkan untuk tetap melakukan kontak dengan dokter yang menangani masalah Anda.
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by