Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Hindari Luka Bekas Cukur dengan Alat Cukur Schick
#1
Pernahkah Anda mengalami luka bekas alat cukur ketika mencukur? Ini bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti kesalahan dalam teknik mencukur atau penggunaan alat cukur yang kurang baik. Anda bisa menghindari alasan ini dengan mencoba alat cukur dari Schick
Alat cukur dari brand ini cenderung aman. Desain pegangannya memudahkan Anda untuk menggenggam alat cukur dengan baik. Ketajaman pisaunya juga cukup ampuh untuk mencukur dengan efektif tanpa melukai kulit Anda. 
Bagaimana cara mencegah luka menggunakan Schick?
Meskipun alat cukur dari brand ini cenderung aman dan berkualitas, Anda mungkin saja tetap mengalami luka ketika mencukur. Terjadinya luka akibat alat cukur memang cukup umum terjadi.
Jadi, Anda tidak perlu khawatir bila mengalaminya. Ada cara yang bisa Anda perhatikan untuk mencegah terjadinya luka saat memakai alat cukur Schick, seperti: 
Mencukur setelah mandi
Percaya atau tidak, mencukur setelah mandi akan memberikan hasil yang berbeda. Setelah mandi, rambut di tubuh Anda cenderung menjadi lebih halus. Ini memudahkan rambut untuk terangkat ketika dicukur.
Apabila Anda tidak punya waktu untuk mandi lebih dulu, maka cobalah untuk membasahi area rambut yang akan dicukur dengan air. Ini akan mencegah terjadinya luka akibat alat cukur. 
Memakai krim cukur
Selain mencukur setelah mandi, opsi lainnya yang bisa Anda coba adalah memakai krim cukur. Baik pria atau wanita, sebaiknya selalu gunakan krim cukur ketika akan mencukur rambut di area manapun.
Krim cukur berfungsi untuk mencegah luka akibat alat cukur. Krim ini akan mempermudah rambut untuk tercukur, sehinggga Anda tidak perlu mencukur dengan terlalu keras. Hal ini akan mengurangi risiko terjadinya luka pada kulit. 
Memilih alat cukur yang tajam
Ketajaman pisau alat cukur sangat mempengaruhi hasil cukur. Ketika pisau yang digunakan tumpul, maka Anda akan kesulitan untuk mencukur rambut Anda. Alhasil, Anda terpaksa mengeluarkan lebih banyak tenaga ketika mencukur, sehingga berpotensi meninggalkan luka.
Kalau Anda menggunakan alat cukur berpisau tajam, Anda bisa menghindari hal ini. Hanya dengan beberapa kali gesekan saja rambut akan terangkat dengan mudah. Anda bisa mengandalkan alat cukur dari Schick apabila ingin menggunakan alat cukur yang tajam. 
Teknik cukur yang benar
Selain menggunakan alat yang baik, teknik cukur Anda juga harus benar. Ketika mencukur, pastikan Anda menarik alat cukur dengan arah yang sama seperti arah tumbuh rambut. 
Tidak hanya itu, perhatikan juga kecepatan Anda saat mencukur. Tidak baik jika Anda mencoba mencukur dengan terlalu cepat, karena hasilnya pasti tidak akan maksimal dan berpotensi meninggalkan bekas luka. 
Jangan pakai pakaian ketat
Apabila Anda mencukur rambut di area ketiak atau kaki, sebaiknya hindari menggunaka pakaian ketat setelah mencukurnya. Biarkan area yang baru saja dicukur terkena oksigen. 
Kulit yang baru saja dicukur mudah mengalami iritasi. Kondisi ini akan semakin parah apabila Anda menutup area tersebut dengan pakaian yang ketat. 
Bilas setelah mencukur
Setelah mencukur, jangan lupa untuk membilas kulit Anda. Setelah dibilas dengan air bersih, aplikasikan juga pelembab pada kulit yang baru saja dicukur. 
Ini berfungsi untuk mencegah iritasi yang semakin parah terjadi. Pelembab bisa menjaga kelembabab kulit Anda, membuat kulit menjadi lebih sehat.
Perhatikan hal-hal di atas ketika Anda akan mencukur dengan alat cukur dari Schick. Ini penting agar kegiatan mencukur Anda berjalan dengan baik.
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by