Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Faktor-Faktor Penyebab ASI Sedikit
#1
ASI kerap menjadi masalah bagi ibu yang baru saja melahirkan. Pasalnya, di saat bayi membutuhkan ASI untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, di saat yang bersamaan ibu tak dapat memenuhinya. Penyebab ASI sedikit atau tidak keluar sama sekali akhirnya menarik untuk dikulik. 

Pada dasarnya, ada beragam faktor yang menyebabkan produksi ASI bermasalah. Seorang ibu dengan ibu lainnya pun bisa mengalami sebab yang berbeda. Namun, umumnya, hal-hal di bawah inilah yang mejadi penyebab ASI sedikit. Di antaranya:

1. Bentuk Puting yang Tidak Biasa
Salah satu penyebab ASI sedikit adalah anatomi payudara yang tidak biasa. Seperti puting terbalik, puting rata atau malah puting yang besar dan panjang. Kondisi-kondisi tersebut bisa menjadi penyebab bayi kesulitan melakukan pelekatan sempurna saat menyusu.

2. Kelenjar ASI yang Tidak Mencukupi
Insufficient glandular tissue (IGT) atau kondisi kelenjar air susu yang kurang bisa menjadi penyebab ASI sedikit. Hal ini akan membuat kesulitan menghasilkan banyak ASI, meski sudah mencoba berbagai metode untuk memperbanyak ASI.
IGT bisa terjadi karena pelekatan yang gagal, payudara terlalu kecil atau terlalu besar. Pengaruh hormon atau payudara yang tidak berkembang setelah masa puber juga dapat menjadi penyebabnya.

3. Gangguan Hormon
Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi hormon prolaktin yang dihasilkan tubuh ibu saat hamil dan setelah bayi lahir. Bila sebelumnya seorang wanita pernah mengalami masalah hormon atau butuh perawatan kesuburan agar bisa hamil, kemungkinan besar ia akan memiliki masalah dalam produksi jumlah ASI.
Beberapa kondisi gangguan hormon yang membuat ASI keluar sedikit:
• Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), yakni indung telur yang memproduksi lebih banyak hormon laki-laki dibanding hormon perempuan. Ini memengaruhi ovulasi dan produksi ASI.
• Cacat Luteal. Tubuh Bunda memproduksi hormon yang tidak diperlukan saat ovulasi hingga menyebabkan IGT.
• Gangguan Tiroid. Penyakit tiroid menganggu produksi hormon untuk menghasilkan ASI. 
• Diabetes Gestasional. Kondisi diabetes memengaruhi suplai ASI. Disarankan untuk rajin cek gula darah.
• Obesitas.

4. Pelekatan yang Tidak Sempurna
Pelekatan yang tidak sempurna membuat bayi tidak bisa menyusu dengan baik. Cobalah berbagai posisi menyusui yang berbeda untuk membantu bayi melekat di payudara ibu dengan sempurna. Anda juga bisa meminta bantuan bidan atau konsultan laktasi.

Bunda juga bisa mencoba melekatkan payudara selagi bayi tidur. Cara ini akan membuat bayi melakukan gerakan menyedot walaupun sedang tidur. Selain melatih bayi, hal ini juga bisa meningkatkan produksi ASI.

5. Pemberian Susu Formula
Seringkali pemberiaan susu formula menjadi pilihan untuk mengatasi masalah ASI sedikit. Namun, sayangnya aktivitas ini justru yang akhirnya menyebabkan ASI menjadi sedikit, karena banyaknya ASI yang keluar, berbanding lulus dari seberapa sering bayi menyusui.

Pada beberapa kondisi, bayi membutuhkan tambahan susu formula, seperti bayi kuning atau ASI yang keluar sangat terlambat. Bila ini terjadi, Anda bisa mencoba memompa ASI untuk memperbanyak produksinya.

6. Laktasi yang Tertunda
Tidak semua ibu bisa langsung menyusui ketika bayinya lahir. Beberapa ibu harus menunggu beberapa hari hingga ASI-nya bisa keluar. Itupun seringkali hanya sedikit. Dalam dunia medis, hal ini disebut laktasi yang tertunda.

Laktasi yang tertunda adalah salah satu penyebab yang sering terjadi pada kondisi ASI sedikit. Namun, keterlambatan ini bukan berarti ASI Anda akan selalu sedikit atau tidak memproduksi ASI sama sekali.

Seringkali, karena ASI tidak langsung keluar, ibu menjadi khawatir hingga akhirnya stres. Stres inilah yang kemudian menghambat ASI keluar. Itu sebabnya, sebaiknya Anda jangan cemas berlebihan. Mintalah bantuan konsultan laktasi jika perlu. Serta konsumsi makanan yang bisa memperbanyak produksi ASI.

***

Kira-kira itulah beberapa hal penyebab ASI sedikit. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa di antaranya, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan ahli laktasi atau tenaga medis yang sesuai dengan bidangnya. Jangan sampai masalah ini justru menjadi penghambat tumbuh dan kembang anak Anda.
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by