Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Cara Atasi Hipotermia saat Mendaki Gunung
#1
Disebut sebagai derita yang membahayakan bagi seseorang dan bahkan bisa berujung pada kematian jika hipotermia tidak diatasi dengan segera. Namun, terkadang beberapa kasus terjadi, penanganan tak wajar dilakukan terhadap kondisi ini.

Beberapa waktu lalu tersiar kabar yang menyebut kondisi ini ditangani dengan cara yang tidak wajar, yakni dengan cara disetubuhi. Alasannya, supaya dapat menyelamatkan nyawa di penderita. Lebih dari itu, perlu diketahui apa dampak fatal jika seseorang mengalami kondisi demikian.

Hipotermia

Merupakan suatu keadaan di mana suhu tubuh seseorang mengalami penurunan, hal ini diakibatkan oleh suhu udara yang sangat rendah serta tubuh tidak dapat menghasilkan panas secara optimal. Pada umumnya suhu normal berkisar diantara 35 derajat celcius.

Kondisi ini disertai gejala-gejala yang memperlihatkan seseorang mengalami penurunan suhu tubuh secara drastis, diantaranya tubuh bergetar, susah bernafas, wajah pucat dan kelelahan serta ucapan tidak teratur alias melantur. Penyebab utama dari timbulnya keadaan ini dikarenakan tubuh tidak dapat menghasilkan panas.

Pembuluh darah akan menyempit ketika tubuh tidak dapat menghasilkan panas, kemudian aliran darah akan terhambat sampai ke otak. Hal ini menyebabkan aktivitas seseorang akan melemah, hal in biasanya dialami oleh para pendaki gunung.

Sangar disarankan bagi para pendaki untuk melakukan pendakian ketika cuaca sedang tidak ekstrem, hal ini dipakai untuk mengurangi risiko terkena keadaan ini. Meski harus ditangani dengan cepat, cara penangannya pun harus dilakukan dengan tepat dan baik.

Cara Mengatasi
• Mendaki di Siang Hari
Pada saat siang hari, gunung akan lebih nyaman untuk suhu tubuh, meski panas tetapi sangat lebih baik ketimbang dingin. Sinar matahari akan mudah membantu menghilangkan keringay yang menempel di baju saat melakukan pendakian.
• Pakai Peralatan Sesuai Prosedur
Gunakan jaket polar, jaket anti angin, penutup kepala, sarung tangan, kaos kaki tebal, sepatu, celana yang hangat dan lain sebagainya sesuai prosedur yang harus ditaati. Meski digunakan saat siang hari, Anda bisa menggunakan kaos lengan panjang karena suhu dapat dikatakan tidak terlampau dingin.
• Hindari Kontak Langsung dengan Air
Ketika melintasi sungai atau saat hujan, pastikan dan usahakan Anda tidak terkena air secara berlebihan. Pakai mantel saat hujan turun atau dalam keadaan berhadapan dengan air. Usahakan air tidak menempel pada pakaian atau bahkan tubuh.
• Ganti Pakaian yang Basah
Segera ganti pakaian jika busana yang Anda kenakan basah, ganti dengan pakaian yang kering. Sebelum memakai pakaian yang kering, keringkan dahulu badan dengan lap atau handuk. Jangan lupa untuk membawa lap kanebo, alat yang satu ini penting karena memiliki daya resap yang tinggi.
• Jangan Tertidur saat Mendaki
Ketika naik gunung di malam hari, tak hanya oksigen saja yang kurang tetapi Anda juga akan merasakan kantuk selama dalam perjalanan mendaki. Terkadang dengan pakaian seadanya, para pendaki akan beristarahat di tempat terbuka dan bahkan bisa tertidur. Kondisi ini rentan terhadap tubuh yang terkena hembusan angin kencang.
• Jaga Isi Perut
Jangan sampai perut Anda dalam keadaan kosong, jika Anda lapar maka tidak akan ada tenaga yang bisa digunakan untuk memanaskan tubuh. Usahakan membawa cemilan yang mengandung kalori, seperti coklat, permen dan cemilan lain.
Risiko terkena hipotermia bisa dengan cepat diminimalisir jika beberapa cara di atas dapat Anda aplikasikan. Usahakan agar proses yang seharusnya ditaati dengan tepat dan benar, hal ini bertujuan menjaga kondisi tubuh agar tidak masuk dalam kondisi kedinginan berlebihan.
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by