Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Awas, Wanita Pascamenopause Berisiko Tinggi Terkena Tumor Adnexa
#1
Tumor adnexa merupakan kondisi umum yang dapat dialami pada wanita di segala usia. Namun sebuah penelitian menemukan tumor ini dialami 3% hingga 5% wanita paruh baya atau pascamenopause.
Tumor ini biasanya jinak dan dapat hilang tanpa memerlukan bantuan dokter. Hal ini tidak berlaku pada pascamenopause. Tumor adnexa berisiko tinggi berkembang menjadi kanker ovarium sehingga membutuhkan prosedur bedah.
Gejala tumor adnexa pada wanita pascamenopause
Kebanyakan wanita yang menderita tumor adnexa tidak akan mengalami gejala khusus. Gejala akan terasa bila tumor sudah membesar sehingga mengganggu fungsi tubuh, atau kemungkinan berubah menjadi ganas.
Wanita yang memiliki tumor adnexa cenderung mengalami gejala yang berbeda tergantung pada penyebab massa adneksa.
Pada wanita pascamenopause, gejala tumor adnexa meliputi:
  • Nyeri perut yang parah pada bagian bawah perut atau panggul

  • Pendarahan abnormal dari rahim


  • Terasa sakit ketika berhubungan seksual



  • Masalah pencernaan seperti perasaan kenyang, kembung, sembelit, mual, dan muntah




  • Masalah berkemih seperti sulit menahan buang air kecil (inkontinensia) atau menjadi lebih sering buang air kecil





  • Penurunan berat badan






  • Kelelahan







  • Demam





[*]Penyebab tumor adnexa
[*]





[*]Ada beragam penyebab tumor adnexa. Pada wanita paruh baya penyebab massa adnexa yang mungkin terjadi meliputi:
  • Tumor ovarium
[*][*]





[*]Merupakan benjolan berupa sel abnormal di ovarium yang berbentuk padat. Wanita paruh baya dengan riwayat tumor ovarium berisiko tinggi terkena tumor adnexa dengan tumor ovarium yang berkembang menjadi kanker.  
  • Kanker ovarium
[*][*][*]





[*]Kanker ovarium merupakan tumor ovarium yang berubah menjadi ganas. Kanker jenis ini seringkali menyerang wanita pascamenopause dan menjadi salah satu penyebab tumor adnexa. 
  • Penyakit radang panggul
[*][*][*][*]





[*]Terjadinya peradangan pada saluran kelamin bagian atas yang disebabkan oleh infeksi.
  • Abses tubo ovarial 
[*][*][*][*][*]





[*]Merupakan massa adnexal yang menular akibat dari pengaruh penyakit radang panggul.
  • Endometriosis (kista ovarium)
[*][*][*][*][*][*]





[*]Berupa kantung berisi cairan kental berwarna merah kecoklatan yang terletak di ovarium. Kondisi ini umum terjadi pada wanita di usia muda, namun pada kasus tertentu dialami saat pascamenopause.
  • Torsi ovarium
[*][*][*][*][*][*][*]





[*]Kondisi dimana indung telur terlilit. Wanita hamil dan menopause berisiko tinggi mengalami kondisi ini. 
[*][*][*][*][*][*][*][*]





[*]Diagnosis dan perawatan tumor adnexa
[*][*][*][*][*][*][*][*][*]





[*]Sebagai tindakan awal, dokter dapat mendiagnosa massa adnexa melalui beberapa pemeriksaan meliputi:
  • Pengecekan riwayat kesehatan pasien








  • Gejala yang timbul 









  • Melakukan pemeriksaan fisik










  • Pemeriksaan darah
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Dokter kemudian melakukan pemeriksaan menggunakan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui ukuran massa, karakteristik, dan tingkat keparahannya. Tumor adnexa yang berisi cairan lebih mudah ditangani daripada berbentuk padat.
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Ketika hasil diagnosis keluar, dokter akan melakukan tindakan sesuai tingkat keparahan dan penyebab massa adnexa. 
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Tumor adnexa pada wanita pascamenopause lebih banyak disebabkan karena tumor dan kanker ovarium. Bila hasil diagnosis positif disebabkan oleh salah satunya, dokter akan melakukan pembedahan dan kemoterapi sebagai tambahan perawatan kanker ovarium.
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Pada kasus tumor yang disebabkan oleh kista ovarium jinak, dokter akan melakukan surveilans daripada operasi karena risiko komplikasi bedah lebih tinggi.
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Pada wanita dengan tingkat keparahan sedang, dokter akan melakukan pengawasan ketat dan perawatan sesuai dengan hasil diagnosa, faktor risiko, serta penyebab tumor adnexa. Tindakan bedah dilakukan bila gejala klinis meningkat dan faktor risiko memungkinkan. 
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Tindakan bedah juga menjadi satu-satunya cara mengangkat tumor adnexa yang sudah parah atau berisiko tinggi berubah menjadi kanker.
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Catatan
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Bila Anda merasakan ketidaknyamanan pada area perut dan rahim, jangan diabaikan dan segeralah periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab dari kondisi tersebut. Tanpa disadari Anda mungkin terkena tumor adnexa.
[*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*][*]








[*]Pada wanita pascamenopause, tumor adnexa berisiko tinggi bersifat ganas dan tingkat kelangsungan hidup yang rendah. Semakin dini pemeriksaan dilakukan maka semakin cepat dokter melakukan perawatan, dan semakin rendah pula tumor berkembang menjadi kanker. 
Reply




Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by