Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Penyakit Addison?
#1
[Image: penyakit-addison.jpg]

Penyakit Addison adalah kondisi langka ketika kelenjar adrenal tidak membuat cukup hormon kortisol dan aldosteron. Kelenjar adrenal berjumlah sepasang dan terletak di atas ginjal.

Kelenjar adrenal terdiri atas dua lapisan, yaitu lapisan luar (korteks) dan lapisan dalam (medula). Korteks menghasilkan kumpulan hormon kortikosteroid, yang terdiri dari hal ini.

Glukokortikoid
Hormon glukokortikoid (kortisol) membantu tubuh dalam mengatur protein, karbohidrat, dan lemak, menjaga tekanan darah dan fungsi jantung, serta mengendalikan peradangan maupun respons tubuh terhadap stres.

Mineralokortikoid
Hormon mineralokortikoid (aldosteron) membantu pengaturan mineral (seperti sodium dan kalium), yang memengaruhi tekanan darah serta fungsi jantung.

Androgen
Kelenjar adrenal juga memproduksi hormon seks androgen dalam jumlah kecil. Hormon ini membantu perkembangan seksual pada laki-laki dan berperan dalam pembentukan massa otot maupun libido pada pria serta wanita. Pada penderita penyakit Addison, bagian korteks mengalami kerusakan. Akibatnya, kelenjar ini tidak dapat memproduksi hormon kortisol dan aldosteron dalam jumlah yang normal.

Penyebab penyakit Addison yang paling umum adalah kondisi autoimun, yakni ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang kelenjar adrenal yang sehat. Sementara pemicu lainnya bisa berupa infeksi seperti HIV, kanker, operasi, terapi radiasi, dan keturunan.

Ada dua klasifikasi utama penyebab penyakit Addison, yaitu primer dan sekunder. Dokter perlu tahu tipe penyakit Addison apa yang diderita untuk tahu penanganan tepat. Ada beberapa hal yang menjadi klasifikasi penyebab penyakit Addison yaitu

1. Insufisiensi adrenal primer
Kondisi yang juga disebut primary adrenal insufficiency ini terjadi ketika kelenjar adrenal rusak parah sehingga tak bisa lagi memproduksi hormon. Umumnya, tipe penyakit Addison ini terjadi karena sistem imun menyerang kelenjar adrenal atau penyakit autoimun. Artinya, sistem imun penderitanya salah mengira organ atau bagian tubuh tertentu sebagai substansi berbahaya dan menyerangnya. Selain itu, penyebab lain kondisi ini adalah
  • Infeksi tubuh
  • Tumor atau kanker
  • Konsumsi obat pengencer darah
  • Konsumsi obat glukokortikoid berkepanjangan

2. Insufisiensi adrenal sekunder
Kondisi kekurangan adrenal sekunder terjadi ketika kelenjar hipofisis di otak tidak bisa memproduksi hormon adrenokortikotropik (ACTH). Ini adalah hormon yang memberi perintah pada kelenjar adrenal kapan produksi hormon harus dilakukan. Selain itu, insufisiensi adrenal sekunder juga mungkin terjadi apabila pasien tidak mengonsumsi obat kortikosteroid sesuai resep dokter. Biasanya, obat kortikosteroid digunakan untuk mengatasi penyakit kronis seperti asma. Penyebab lain insufisiensi adrenal sekunder adalah tumor, konsumsi obat tertentu, faktor genetik, dan cedera otak traumatis.

Tidak hanya itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kadar hormon yang diproduksi. Beberapa cara penanganan penyakit Addison adalah sebagai berikut ini.

Pemberian obat
Dokter akan meresepkan kombinasi glukokortikoid untuk meredakan inflamasi. Perlu diingat bahwa obat jenis ini perlu dikonsumsi seumur hidup dan tidak boleh terlewat sekalipun. Selain itu, dokter juga bisa memberikan obat untuk mengganti hormon yang tak bisa diproduksi kelenjar adrenal. Untuk penanganan mandiri, dokter akan memberikan kortikosteroid suntik yang bisa dikonsumsi saat darurat. Diskusikan dengan dokter Anda terkait komplikasi.

Manajemen stress
Mengingat kelenjar adrenal pada penderita penyakit Addison tak bisa memproduksi hormon kortisol dengan baik, penting mengetahui cara mengelola stres. Ketika stres meningkat, tubuh bisa merespons pengobatan dengan berbeda. Untuk itu, temukan alternatif aktivitas untuk mengelola stres seperti melakukan meditasi, yoga, atau bergabung dengan support group.

Perubahan pola makan
Beberapa penderita penyakit Addison perlu menjalani diet tinggi natrium kalium. Selain itu, penderita yang mengonsumsi obat hormon pengganti kortisol juga perlu mengonsumsi kalsium dan vitamin D. Dosis yang diperlukan bergantung pada kondisi setiap pasien.

Jadi, itulah serba serbi mengenai penyakit Addison. Jika Anda mengalami hal tersebut, segera periksakan diri Anda ke dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Anda bisa melakukan konsultasi dan janji temu dengan dokter melalui SehatQ.
Reply




Users browsing this thread: 3 Guest(s)

About Ziuma

ziuma - forum diskusi dan komunitas online. disini kamu bisa berdiskusi, berbagi informasi dan membentuk komunitas secara online. Bisa juga berdiskusi dengan sesama webmaster/blogger. forum ini berbasis mybb

              Quick Links

              User Links

             powered by